UMK masih gelar wisuda dengan sistem lantatur

Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah, masih menggelar wisuda dengan sistem layanan tanpa turun (lantatur) atau drive thru sebagai bagian penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19, meskipun angka temuan kasus corona di daerah setempat nihil, Sabtu.

"Tercatat 694 mahasiswa yang mengikuti wisuda secara lantatur. Hal ini, diberlakukan karena saat ini masih dalam kondisi pandemi, sehingga perlu langkah antisipasi agar tidak ada penularan," kata Rektor UMK Darsono di Kudus.

Menurut dia, wisuda ini merupakan kebanggaan yang istimewa karena mahasiswa tidak hanya lulus secara akademis, namun juga bisa menuntaskan belajar dalam situasi disrupsi pandemi COVID-19 hingga lulus dan masih sehat.

Selain itu, momentum wisuda merupakan pencapaian dan kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa. "Selamat dan sukses atas pencapaian saudara hingga hari ini (28/5) bisa diwisuda," katanya.

Baca juga: Usai dosen, 1.500 mahasiswa Universitas Muria Kudus jalani vaksinasi

Baca juga: Kudus usulkan UMK 2021 sebesar Rp2.290.995,33

Dalam wisuda ke-68 UMK itu, dia juga berpesan agar wisudawan selalu berbakti kepada orang tua karena berkah yang akan mengiringi langkah mereka, kuncinya ada di orangtua.

Pesan berikutnya, yakni alumni UMK harus memiliki karakter atau moral yang baik. Bekal soft skill khusus merupakan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi kredo UMK yaitu santun, cerdas, dan berjiwa wirausaha.

Rektor UMK mengajak untuk bersama mengingat dan meneladani pesan yang disampaikan Kiai Mustofa Bisri bahwa "orang pandai tidak berkarakter baik itu jauh lebih berbahaya dibandingkan orang kurang pandai tetapi berkarakter baik. Kepandaian mudah dipelajari tetapi membentuk karakter baik adalah kesulitan tersendiri, ibarat menempa baja yang penuh dengan peluh dan keringat, salah pegang bisa membakar".

"Alumni UMK juga harus mampu mengembangkan adaptabilitas, responsibilitas, daya tahan, daya hidup dengan sikap perjuangan. Agar lulusan UMK mampu menghidupkan perubahan, bukan sebaliknya dilibas perubahan," ujarnya.

Ia juga mengingatkan para alumni sebagai generasi muda juga harus menjaga, membangun, memajukan dan mensejahterakan bangsa dan negara yang dicintai bersama.*

Baca juga: UMK buat pelindung wajah corona untuk dibagikan ke tenaga medis

Baca juga: PT KAI berikan kesempatan mahasiswa Universitas Muria Kudus magang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel