UMKM Sumba Timur Memanfaatkan Potensi Mendulang Rupiah

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Sumba Timur merupakan kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang sudah terkenal dengan sejuta pesona alamnya. Ada beragam keunikan dan daya pikat yang seolah tak lekang oleh waktu. Keunikan-keunikan tersebut membuat Sumba Timur mengantongi sejumlah potensi yang bisa dikembangkan. Hasil alam dan budaya tersebut dikembangkan melalui pemberdayaan usaha-usaha yang dilakukan warga setempat.

Salah satunya dengan pengembangan agrowisata yang ada di Kecamatan Kambera, merupakan salah satu objek wisata yang layak dikunjungi. Di sini, wisatawan dapat melihat beragam adat istiadat dan budaya kehidupan sosial yang menarik untuk disambangi.

"Bicara tentang UMKM khususnya di kabupaten sumba timur sekarang ini data terakhir itu ya 19394 umkm," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumba Timur Merliyati Praing Simanjuntak.

Ada 22 Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur. Masing-masing Kecamatan akan didorong agar memiliki produk unggulannya. Dengan begitu paling kurang ada 22 produk unggulan UMKM Sumba Timur. Banyaknya UMKM yang ada di Sumba Timur menggambarkan potensi kekayaan alam yang dapat terus digali dan dikembangkan. Demi meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

Kacang Mente, Sumba Timur
Kacang Mente, Sumba Timur

Potensi UMKM berbasis hasil bumi sangat besar. Beberapa produk seperti kacang mente, kopi dan kacang tanah sebagai hasil bumi yang punya potensi ekonomi bagi masyarakat. Hasil lahan pertanian lahan kering, seperti ubi dan buah-buahan dari Sumba Timur sudah terkenal memiliki cita rasa khas. Membuatnya berbeda dengan yang hasil pertanian dari daerah lain.

Buah-buah lokal, seperti Anonak dan Srikaya juga menjadi kekuatan. Kenapa disebut buah-buahan lokal? Karena buah-buah itu amat jarang ditemui di daerah lain. Buah-buahan lokal ini tentu akan menjadi sumber rupiah bagi masyarakat, khususnya UMKM jika dikelola dengan baik.

Pembangunan yang berjalan secara terintegrasi merupakan mimpi yang sudah mulai dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur. Setiap potensi yang ada entah, kekayaan alam, budaya, maupun, hasil bumi diramu menjadi suguhan pariwisata yang tidak saja menarik, tapi juga lengkap.

Kampung Agrowisata
Kampung Agrowisata

Wisatawan yang mengunjungi Sumba Timur, akan mendapatkan rangkaian perjalanan wisata yang menjadi satu. Misalnya ketika wisatawan mengunjungi kampung Agrowisata, dia pun akan mendapatkan suguhan lain, seperti pemandangan alam yang menakjubkan plus sajian wisata budaya yang juga tiada duanya."Jadi 'rinduku pada Sumba' itu tidak sekedar puisi," tandas dia.

Berburu Kerajinan Tangan ke Prailiu

Kampung Raja Prailiu
Kampung Raja Prailiu

Sumba Timur begitu kaya akan potensi wisata. Ada begitu banyak objek wisata yang wajib masuk dalam daftar liburan Anda. Salah satu objek wisata yang ada di Sumba Timur, yakni Kampung Raja Prailiu. Objek wisata ini terletak di kecamatan Kambera.

Ketika menapakkan kaki di sini, pengujung tidak hanya disuguhkan dengan wisata alamnya yang indah. Namun juga budayanya yang masih kental. Siapa pun yang mengunjungi tempat seperti berangkat dengan mesin waktu menuju masa lalu. Sebab pengunjung akan disuguhi barisan rumah tradisional bergaya arsitekur lampau.

Daya tarik dari tradisi budaya yang dilakukan masyarakat asli Kampung Raja Prailiu ini memiliki keberagaman. Pengunjung bisa menikmati secara langsung berbagai kerajinan tangan khas masyarakat Sumba Timur. Wisatawan yang datang tidak akan bosan lantaran banyaknya jenis kerajinan yang bisa disaksikan di Kampung Raja Prailiu.

Anyaman tikar merupakan satu dari ragam kerajinan tangan khas yang bisa dijumpai di Kampung Raja Prailiu. Anyaman tikar sendiri merupakan salah satu benda seni primitif yang masih dilestarikan masyarakat kampung Prailiu.

Tikar dari Sumba
Tikar dari Sumba

Anyaman tikar ini terbuat dari bahan daun pandan dan lontar yang dianyam sehingga membentuk sebuah tikar. Juga berbagai barang kebutuhan rumah tangga lainnya. Tak hanya menyaksikan proses pembuatannya, pengunjung tentu boleh berinteraksi dengan pengrajin untuk memuaskan rasa ingin tahu soal seni anyaman.

Daya pikat selanjutnya dari kerajinan tangan masyarakat kampung Prailiu yakni kain tenun khas yang indah. Kain tenun khas Sumba Timur bahkan sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. "Bisa juga dilihat dari berbagai corak tenunan yang ada di Sumba Timur entah itu songketnya atau tenun ikatnya," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumba Timur Merliyati Praing Simanjuntak.

Beberapa motif tenunan Sumba Timur, yakni ayam, kuda, udang, dan rusa
Beberapa motif tenunan Sumba Timur, yakni ayam, kuda, udang, dan rusa

Tidak hanya corak motifnya saja yang cantik. Lebih dari itu, pengunjung akan menemukan dalamnya makna filosofis yang terkandung di dalam motif-motif itu. Motif-motif tersebut sebenarnya bercerita tentang sejarah hidup dan kehidupan masyarakat Sumba. Mulai dari lahir sampai pada kematian.

Beberapa motif tenunan Sumba Timur, yakni ayam, kuda, udang, dan rusa. Masing-masing motif-motif memiliki makna. Bila pengunjung mendalami masing-masing motif, akan ditemukan betapa kayanya kearifan dan prinsip-prinsip mulia yang dijunjung tinggi oleh orang Sumba Timur.

Motif ayam dan kuda misalnya, merupakan lambang persatuan. Motif Kakatua melambangkan seorang pemimpin yang bijak dan yang bertanggung jawab. Sedangkan motif udang melambangkan kepercayaan masyarakat akan adanya kehidupan setelah kematian. Motif Rusa melambangkan seseorang yang berani dan memiliki wibawa.

Selain empat motif tersebut, ada satu motif lagi, yakni motif Patola Ratu atau kembang raja. Motif ini melambangkan kehidupan manusia. Patola Ratu merupakan motif kain yang menggambarkan alur kehidupan manusia. Sejak ia masih berada di dalam kandungan ibu hingga ajal menjemput.

Masih ada keunikan dari tenunan Sumba Timur. Ada tenunan yang disebut Rohu Mbanggi. Keunikannya berkaitan pada ukurannya yang tidak biasa. Di balik itu ada cerita historis yang terekam. Berbeda dari biasanya, Rohu Mbanggi memiliki panjang hingga 6 meter.

Rohu Mbanggi bahkan disebut sebagai tenunan terpanjang. Ada cerita menarik di balik tenunan terpanjang itu. Rohu Mbanggi merupakan tenunan yang dipakai ketika berperang. Rohu sendiri berarti memeluk. Sedangkan Mbanggi artinya pinggang. Dengan lilitan yang tebal itu, Rohu Mbanggi berfungsi sebagai tameng bagi penggunanya. Dengan demikan dia tidak mudah terluka ketika bertempur.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel