UMKT buka Fakultas Bisnis Digital dan Pertanian di Paser

Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) membuka Fakultas Bisnis Digital dan Pertanian di Kabupaten Paser, Kaltim, dengan tiga program studi yakni Agroteknologi, Agribisnis, dan Bisnis Digital.

“Fakultas ini merupakan gabungan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Muhammadiyah Tanah Grogot dengan UMKT,” kata Ketua STIPER Muhammadiyah Tanah Grogot Arrahman di Tanah Grogot, Rabu

Dikatakannya, latar belakang penggabungan kedua perguruan tinggi tersebut merupakan ketentuan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“DIKTI meminta perguruan tinggi yang berada dalam satu yayasan bisa dilakukan penggabungan. Tujuannya untuk peningkatan kualitas institusi dan SDM dosen serta tenaga kependidikan,” katanya.

Baca juga: FISIP UMSU luncurkan buku "Rekam Jejak di Masa COVID-19"

Baca juga: BEM FKIP UMMI sukses lahirkan para juara melalui Gemilap

Penggabungan STIPER dengan UMKT tidak lain untuk menjawab tantangan zaman agar alumni universitas tersebut dapat bersaing dengan alumni perguruan tinggi lain.

"Dengan demikian tidak ada lagi namanya STIPER. Dua jurusan di STIPER sekarang menjadi satu fakultas di UMKT. Penggabungan ini agar alumni bisa bersaing di dunia kerja dan kita tahu UMKT telah terakreditasi B,” ujarnya.

Nantinya, kata dia, Fakultas Bisnis Digital dan Pertanian UMKT di Kabupaten Paser akan dipimpin seorang dekan dan diajar 15 dosen program studi yang satu linear.

Arrahman menyebutkan, perkuliahan di UMKT Paser direncanakan bisa dilaksanakan tahun ajar 2022-2023, September mendatang.

“Perkuliahan, insya Allah, berdasarkan hasil konfirmasi UMKT, diusahakan di tahun ajaran ini 2022-2023 bulan September," ujarnya.

Saat ini STIPER Muhammadiyah Tanah Grogot sedang mengurus kelengkapan administrasi agar bisa dilakukan perkuliahan baru sebagaimana yang dijadwalkan.

“Surat Keputusan (SK) penyatuan sudah ada, tinggal kami lakukan pembenahan administrasi termasuk nanti serah terima, kapan waktunya, nanti masih dalam proses,” ucap Arrahman.*

Baca juga: UMMI miliki perpustakaan bersistem OK3S berbasis web

Baca juga: Menteri Koperasi dan UKM ajak mahasiswa UMP jadi wirausaha

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel