UMN Tawarkan Program Kuliah Sambil Bekerja

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menawarkan program UMN Digital Learning (UDL) untuk masyarakat yang mau berkuliah sambil bekerja.

Dengan berbasis Information Communication Technology (ICT), program ini memberikan akses yang mudah dan fleksibel bagi mahasiswa dengan sistem pembelajaran yang bermutu.

Tak hanya kemudahan, program pembelajaran jarak jauh ini sekaligus menjadi kontribusi UMN terhadap peningkatan pemerataan pendidikan di Indonesia.

Saat ini, program studi yang ditawarkan UDL adalah strategic communication. Program studi ini menghasilkan lulusan dengan gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom). Mahasiswa akan belajar segala bentuk komunikasi yang berhubungan dengan bisnis, brand, maupun perusahaan.

“Mahasiswa akan mempelajari bagaimana cara sebuah perusahaan atau brand mengkomunikasikan pesan mereka kepada masyarakat secara efektif dan maksimal,” ungkap Kepala Program Studi (Kaprodi) UDL Strategic Communication, Helga Liliani Cakra Dewi.

Keunggulannya

UDL memiliki beberapa keunggulan, di antaranya, praktis dan fleksibel, hemat waktu dan biaya, materi mudah didokumentasikan, dan memiliki sistem pembelajaran yang menyenangkan.

Keunggulan ini yang menjadikan UDL pilihan yang tepat bagi mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja maupun bagi orang-orang yang sudah bekerja namun belum menempuh pendidikan tinggi.

“Profil mahasiswa yang masuk UDL meliputi berbagai kalangan, di antaranya lulusan SMA/SMK dari luar Jabodetabek, entrepreneur, profesional atau karyawan, hingga ibu rumah tangga,” jelas Helga.

Lebih lanjut dia mengatakan, profil lulusan UDL Strategic Communication meliputi profesional yang bekerja sebagai corporate communication, public relation di berbagai perusahaan, peneliti di bidang komunikasi, sociopreneur yang menciptakan kewirausahaan berbasis sosial dan ICT, serta menjadi akademisi di bidang ilmu komunikasi.

“Ada dua jalur yang bisa digunakan calon mahasiswa untuk mendaftar UDL, yaitu jalur reguler jalur tes beasiswa,” tambahnya.

Syaratnya

Calon mahasiswa yang akan mendaftar UDL merupakan lulusan minimal SMA/SMK sederajat. UDL juga memfasilitasi tes beasiswa yang diselenggarakan secara online bagi calon mahasiswa.

Tak hanya melalui tes, beasiswa tanpa tes bisa didapat calon mahasiswa yang memiliki prestasi kompetisi/kejuaraan di bidang pendidikan dan olahraga yang nantinya akan divalidasi melalui sertifikat. Prestasi juga bisa berupa peringkat tiga besar pada raport kelas XI.

“Berhubung ini merupakan program dengan metode pembelajaran daring yang mungkin masih belum familiar, kami memberikan trial bagi calon yang bisa diakses melalui dl.umn.ac.id. Informasi mengenai tes beasiswa akan diumumkan melalui akun Instagram @digitallearning.umn,” tutup Helga.