UMS obati kerinduan mahasiswa internasional pada kampung halaman

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengobati kerinduan mahasiswa internasional pada kampung halaman di masing-masing negara asal jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kepala Bidang Kerja Sama Akademik Badan Kerja Sama Urusan Internasional (BKUI) UMS, Denny Vitasari di Solo, Rabu mengatakan salah satu yang dilakukan mengumpulkan para mahasiswa berasal dari sejumlah negara tersebut pada kegiatan buka bersama.

"Tujuan dari kegiatan ini selain menjalin keakraban di antaranya peserta dan dosen juga mengobati kerinduan pada kampung halaman mereka," katanya.

Ia mengatakan ada 16 mahasiswa internasional yang diundang dalam acara tersebut. Mereka di antaranya dari Mesir, Zimbabwe, Uganda, Sudan, dan Yaman.

"Kebanyakan mereka ini dari Yaman," katanya.

Salah satu mahasiswa Khalid Wamala mengaku bahagia karena bisa merasakan nuansa Ramadhan di Indonesia. Mahasiswa dari Uganda tersebut mengaku bulan puasa di Indonesia jauh lebih singkat waktu siangnya.

"Cuacanya juga jauh lebih nyaman di sini," katanya.

Ia mengatakan tidak hanya menjalani bulan Ramadhan di Indonesia tetapi ia juga berencana merayakan Lebaran di Kota Solo.

"Biasanya saya merayakan Idul Fitri di negara asal, tetapi untuk tahun ini di Indonesia saja karena perjalanan sangat jauh, sekitar 21 jam," katanya.
Baca juga: 116 mahasiswa dalam-luar negeri ikuti kegiatan Malibu di Solo
Baca juga: UMS bantu mahasiswa rantau selama Ramadhan
Baca juga: Rektor UMS: Dosen-mahasiswa harus berani kreasikan ide baru menuju WCU

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel