UMSurabaya siapkan bonus bagi mahasiswa yang tercatat atlet

·Bacaan 2 menit

Universitas Muhammadiyah Surabaya siapkan bonus bagi sembilan mahasiswanya tercatat sebagai atlet yang akan bertarung pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

"Insya Allah. Nanti kalau mendapatkan medali ada penghargaan lagi dari kampus. Saya berharap mereka semua mendapatkan emas, dan bonusnya lebih besar," ujar Rektor UMSurabaya Dr Sukadiono di sela pelepasan atlet sebelum berangkat ke Papua di Surabaya, Jumat.

Pihak kampus, kata dia, memberikan dukungan moril dan materiil kepada sembilan mahasiswa, termasuk kelonggaran perkuliahan.

Baca juga: Kontingen Jatim untuk PON Papua diperkuat 543 atlet

Dari sembilan mahasiswa, delapan orang akan membela Jawa Timur, sedangkan seorang lainnya membela Provinsi Banten.

"Dalam hal akademik kami memberikan kelonggaran. Kalau memungkinkan bisa mengikuti kuliah daring selama di Papua ya diperkenankan, tetapi kalau kondisi internet atau padatnya jadwal kompetisi tidak memungkinkan ya silakan,"ucapnya.

Suko, sapaannya, berharap seluruh mahasiswa yang akan bertanding menjadi juara dan meraih medali emas sehingga mengharumkan nama daerahnya serta kampus.

Baca juga: Gubernur Jatim berpesan agar atlet menyatu dengan masyarakat di Papua

UMSurabaya, lanjut dia, juga menyediakan uang saku sebagai bekal mahasiswanya saat bertanding.

Sementara itu, salah satu mahasiswa UMSurabaya sekaligus atlet karate Jawa Timur, Sisilia Agustiani Ora, mengaku cukup terkejut mendapat dukungan penuh dari kampusnya meskipun ia merupakan mahasiswa baru.

"Saya mahasiswa baru, berusaha maksimal mengikuti kelas. Apalagi kampus juga memberikan dukungan penuh. Targetnya medali emas, karena meskipun pandemi saya latihan secara maksimal sesuai program," katanya.

Kesembilan nama mahasiswa UMSurabaya yang akan berlaga di PON Papua pada 2-15 Oktober 2021 yaitu Fatchur Roji (Panjat Tebing/Jawa Timur), Sisilia Agustiani Ora (Karate/Jawa Timur), Rahmad Adi Mulyono (Panjat Tebing/Jawa Timur), dan Kharisma Ragil Rakasiwi (Panjat Tebing/Jawa Timur).

Kemudian, Choirul Umi (Panjat Tebing/Jawa Timur), Gaby Dara Ayu Salsabillah (Karate/Jawa Timur), Pradeeva Adelia (Panjat Tebing/Jawa Timur), Fauzia Adji Fahrani (Dayung/Jawa Timur), serta Alamsyah Cahya (Panjat Tebing/Banten).

Baca juga: Jatim targetkan kembali raih emas bola voli putra PON

Baca juga: KONI Jatim siapkan empat rumah isoman untuk perawatan COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel