Unair gelar pameran arsip Pandemi COVID-19

Universitas Airlangga menggelar pameran arsip di Balai Pemuda Alun-Alun Surabaya, Selasa, yang menggambarkan upaya kampus tersebut dalam menghadapi Pandemi COVID-19.

"Pameran ini menyajikan arsip dokumen berupa kebijakan, foto dan video, hingga sarana dan inovasi yang dilakukan Unair selama pandemi," kata Sekretaris Unair Dr Koko Srimulyo Drs MSi usai membuka pameran.

"Pameran arsip Pandemi COVID-19 bertujuan untuk menyimpan dokumentasi penanganan wabah itu di Indonesia. Sehingga, generasi yang akan datang dapat mempelajari serta menangani wabah serupa dengan lebih matang," kata dia.

Koko juga berharap akan ada museum COVID-19 di Indonesia untuk mengumpulkan serta menyimpan dokumentasi penanganan wabah itu di Indonesia yang lebih baik.

Baca juga: Epidemiolog Unair: Lonjakan COVID-19 karena mulai lemahnya prokes

Baca juga: Unair: Vaksin Merah Putih awali langkah besar RI di industri farmasi

Menurut dia, pameran arsip COVID-19 tersebut merupakan pemantik Unair untuk membangun museum tentang wabah yang berasal dari Wuhan, China itu.

“Karena di Indonesia belum ada museum tentang COVID-19. Barangkali ide museum tentang COVID-19 ini pertama kali di Indonesia. Mestinya, seperti ini museum tentang COVID-19 akan dibuat oleh pemerintah Indonesia," katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development Unair, Prof Dr Ni Nyoman Tri Puspaningsih MSi menyampaikan bahwa dalam pameran tersebut terdapat tiga arsip yang ditampilkan, yakni, arsip penanganan COVID-19 garda depan, arsip penanganan orang terinfeksi, hingga arsip penanganan korban meninggal akibat COVID-19.

"Jadi saya rasa sih, lengkap semua kegiatan pengarsipan ini mulai awal sampai akhir, sampai yang sembuh maupun yang tidak bisa diselamatkan. Dan penghargaan-penghargaan, dokumen foto, maupun video," ujarnya.*

Baca juga: Penelitian Vaksin Merah Putih terdampak penghapusan dana COVID-19

Baca juga: BPOM dukung penerbitan EUL untuk ekspor Vaksin Merah Putih