Undang Youtuber Muda Andrew Kalaweit, Uni Eropa Rayakan Hari Bumi 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Delegasi Uni Eropa di Indonesia memeringati Hari Bumi 2021 secara virtual dengan tema Lindungi Bumi Mulai dari Piringmu. Uni Eropa membahas pentingnya memiliki sistem makanan yang lestari.

"Kita membutuhkan transformasi sistem makanan. Kita butuh keseimbangan yang baik antara alam, sistem makanan, dan biodiversitas," Henriette Færgemann, First Counsellor- Environment, Climate Action & ICT dari Delegasi Uni Eropa di Indonesia, Kamis (22/4/2021).

Dalam acara ini, Uni Eropa mengundang beberapa pembicara yang bergerak di sektor makanan dengan produksi ramah lingkungan, seperti Mursiati (Direktur Program Gurita Wakatobi), Ruri Arimbi (co-owner Patani Organik), dan I Wayan Suwarbawa (Pembudidaya Rumput Laut Berkelanjutan).

Turut hadir pula Andrew Kalaweit, seorang youtuber generasi Z yang terkenal atas videonya menjelajah hutan Kalimantan.

Henriette berkata, pandemi COVID-19 ini menjadi kesempatan agar dunia bisa bangkit dengan ekonomi ramah lingkungan, termasuk pada sistem makanan. Ia yakin sistem makanan yang memperhatikan faktor biodiversitas akan memberikan dampak positif di masa depan.

Hal itu tertuang dalam Green Deal milik Uni Eropa yang membahas cara agar sistem makanan menjadi sustainable untuk masa depan. Indonesia diajak menjadi bagian dalam misi ini.

"Beberapa fokusnya adalah memastikan akses makanan sehat untuk semua orang, produksi dan konsumsi makanan yang berkelanjutan, mengurangi pemakaian pestisida dan antimikroba, produk ramah hutan, produksi makanan yang lebih berkelanjutan, adanya standar global yang ambisius untuk produk pasar, mengurangi food loss dan food waste, dan juga mendukung cara pengemasan alternatif," jelas Henriette.

Aktivis Gen Z Ikut Perhatikan Lingkungan

Andrew Kalaweit di acara Hari Bumi Uni Eropa. Dok: Uni Eropa
Andrew Kalaweit di acara Hari Bumi Uni Eropa. Dok: Uni Eropa

Andrew Kalaweit yang sempat viral karena dokumentasinya di hutan Kalimantan turut berbicara di acara Hari Bumi 2021. Banyak penonton acara yang hadir karena ingin melihat pemuda keturunan Prancis itu.

Ia bercerita mengenai pengalamannya tinggal di hutan Kalimantan dan tantangan yang ia hadapi, seperti dalam memiliki kebun di hutan.

"Di kebunnya bisa ada monyet yang datang tiba-tiba mencuri hasil panen," jelas Andrew yang mendirikan pagar tinggi di sekitar kebunnya.

Andrew berkata membuat video dokumenter di hutan karena ingin menampilkan keindahan hutan dan satwa Indonesia. Ia pun tidak mengerti kenada ada pihak-pihak yang merusak hutan.

Putra dari aktivis Chanee Kalaweit ini mengaku ingin menjadi sutradara film dokumenter, namun tetap akan terus melanjutkan bekerja di bidang konservasi.

"Cita-cita aku sebenarnya menjadi filmmaker, aku sangat suka film2 dokumenter dan lain-lain, jadi ke depannya rencananya mau mau jadi wildlife filmmaker, jadi sutradara film-film dokumenter," ujar Andrew,

Saksikan Video Pilihan Berikut: