Undian Smartfren Hanya Penipuan Saja

TRIBUNNEWS.COM - Rezeki Smartfren, ini merupakan salah satu penipuan dari pihak Smartfren, tiap kali cek jadwal selalu tidak ada balasan padahal pulsa selalu terpotong. sudah dicoba berkali-kali dari minggu kemarin selalu saja seperti itu.

Jadwal meleset dari yang dijanjikan dan tidak ada konfirmasi sama sekali baik di surat kabar maupun di web, seharusnya tgl 15 sudah ada undian 2 mingguan, tetapi tidak ada sampai saat ini.

Apa dikarenakan pihak Smartfren sudah mendapatkan banyak laba jadi tidak meneruskan undian ini? kemudian kenapa nomor pemenang selalu disensor angka belakangnya, itu dikarenakan pihak Smartfren memainkan permainan undian ini, apabila nomor pemenang menang dan dia mengkonfirmasi ke 888 maka pihak Smartfren akan bilang bahwa nomor bapak masih belum beruntung karena angka belakangnya tidak sama (sekarang siapa yang tahu kalau pihak Smartfren bersilat lidah padahal seharusnya nomor tersebut menang dikarenakan sensor maka pihak Smartfren dapat bersilat lidah).

kenapa tidak dipublikasikan saja tanpa sensor? Kalau demikian konsumen berpikir bahwa logikanya Smartfren penipu.Yang terakhir, kenapa foto pemenang undian yang ada di web rejeki smartfren hanya yang mendapat Ipad, BlackBerry dan ponsel Smartfren. Di mana foto pemenang yang mendapatkan motor, televisi LCD 42 inchi, ataupun uang tunai 20 juta? Padahal pengumuman pemenang yang mendapatkan hadiah tersebut sudah keluar beberapa minggu dan bulan kemarin, tapi nyatanya?? Omong kosong kan.

Lebih baik dipublikasikan ke semua forum yang ada di indonesia ini agar tidak banyak orang yang tertipu lagi. (sudah terlanjur beli hp/ nomor smartfren tapi nyatanya hanya politik yang sudah direncanakan berupa undian)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.