Undiksha Singaraja Bali bangun gedung kuliah baru di Denpasar

Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Kabupaten Buleleng, Bali, membangun gedung kuliah baru di Denpasar untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa.

"Kami bukan semata meningkatkan sarana prasarana (sarpras) pembelajaran di Kampus Singaraja saja, tetapi unit di Kota Denpasar juga perlu mendapatkan dukungan penuh," kata Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel melalui siaran pers yang diterima di Buleleng, Sabtu.

Ia menegaskan anggaran pembangunan gedung kuliah ini murni menggunakan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Badan Layanan Umum (BLU) Undiksha sebesar Rp17 miliar.

“Pembangunan gedung kuliah di Denpasar ini murni menggunakan PNBP BLU Undiksha, yang mana pada tahun ini kita mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk penerimaan mahasiswa baru terpenuhi,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkab Buleleng adakan lomba membuat wayang untuk generasi muda

Menurut dia, peningkatan sarana prasarana ini dalam rangka mewujudkan pelaksanaan pembelajaran yang semakin nyaman, aman dan representatif. Pembangunan direncanakan hingga tuntas, termasuk untuk fasilitas di dalamnya.

“Kami ingin gedung kuliah yang baru ini memenuhi syarat sebagai ruang kuliah,” tegasnya.

Sesuai kontrak, pembangunan gedung tiga lantai ini tuntas pada Desember 2022, karena itu pelaksana proyek diharapkan dapat bekerja secara maksimal dan dapat memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien.

“Seperti yang sudah disampaikan, Januari sudah kita gunakan. Kita berharap tidak molor. Jika sampai molor akan kita 'black list' nanti pemenang pembangunan ini karena dia sudah janji bisa menyelesaikan sesuai kontrak yang disepakati,” tegasnya.

Baca juga: Undiksha Singaraja Bali dorong mahasiswa baru gali potensi diri

Sementara itu, Konsultan Perencana Pembangunan, Ari Setia Wibawa menjelaskan pada gedung ini nantinya terdapat 19 ruang kuliah dengan desain yang fleksibel dan dilengkapi dengan ruang dosen, ruang sidang dan perpustakaan.

Selain itu, bangunan ini juga mengusung konsep kampus hijau, yaitu ramah lingkungan dan hemat energi.

“Undiksha yang mengusung sebagai kampus hijau mendasari seluruh pembangunannya kepada rancangan yang hijau, yaitu hemat energi, gedung yang memperhatikan lingkungannya dari sisi air, limbah dan energi yang ada di dalamnya, sehingga gedung ini tidak banyak menghabiskan biaya ketika dioperasikan,” jelasnya.

Baca juga: Undiksha Singaraja-Bali siap buka delapan prodi Sarjana Terapan

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Fisik Undiksha, I Gede Supriadi menjelaskan tahapan pembangunan sudah diawali dengan penyiapan lahan. Pihaknya optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai target dengan jaminan kerja tiga sif.

Dalam rangka memperlancar pelaksanaan proyek, pihaknya juga melibatkan tim pemantau.

“Besar harapan kami dibantu semua pihak dalam menyelesaikan pembangunan ini sesuai dengan aturan dan regulasi,” katanya.

Selama institusi yang berkomitmen untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul, Undiksha terus berbenah. Tidak hanya pada aspek sarana prasana, tetapi juga dalam peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Baca juga: Undiksha Singaraja-Bali usulkan delapan Prodi Sarjana Terapan