UNDP: Pandemi tawarkan peluang ke UMKM Indonesia ambil peran transisi

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 1 menit

Badan Program Pembangunan PBB atau United Nations Development Programme (UNDP) menilai pandemi COVID-19 menawarkan peluang bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia untuk mengambil peran transisi menuju model yang lebih inklusif.

"Pandemi ini menawarkan peluang bagi sektor UMKM untuk mengambil peran utama dalam transisi Indonesia menuju model yang lebih hijau dan lebih inklusif,” kata Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, Sophie Kemkhadze dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis.

Menurut Sophie, laporan terbaru dari UNDP menyebutkan sembilan dari sepuluh UMKM di Indonesia mengalami penurunan permintaan produk selama pandemi COVID-19, sedangkan lebih dari 80 persen telah mencatat keuntungan yang lebih rendah.

Baca juga: UNDP apresiasi respons cepat Indonesia dukung ekonomi di masa Covid-19

Laporan tersebut juga menegaskan keganasan dan kedalaman pandemi COVID-19 bagi perekonomian Indonesia yang mengalami perlambatan pada 2020.

“Temuan ini memberi kita peluang dan petunjuk yang sangat dibutuhkan yang diperlukan untuk rencana pemulihan nasional," kata Sophie.

Sektor UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, terbesar di Asia Tenggara menurut PDB. Sektor ini mempekerjakan 97 persen tenaga kerja dan memberikan kontribusi lebih dari 61 persen terhadap PDB Indonesia pada 2018.

Baca juga: Sektor UMKM dinilai bisa diandalkan pulihkan ekonomi pada 2021

Studi UMKM berfokus pada strategi penanggulangan, serta rencana pertumbuhan di masa depan. Studi ini mengungkap temuan yang mengonfirmasi keganasan dan kedalaman pandemi COVID-19 bagi perekonomian Indonesia.

Laporan terbaru dari UNDP itu melibatkan 1.180 UMKM yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, termasuk yang berada di luar Pulau Jawa. Dilakukan pada Juli - Agustus 2020 dengan metode wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus.

Laporan tersebut juga berupaya untuk memberikan kesempatan kepada pemangku kepentingan, terutama pembuat kebijakan, dan masyarakat umum untuk menyiapkan respons yang mendukung pemulihan UMKM dan bergerak maju serta mengantisipasi tantangan di masa depan.