Unggah Foto Bareng Valentino Rossi, Erick Thohir: Sayang, Tak Bisa Liat Aksinya di Mandalika

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengunggah foto bersama pembalap MotoGP Valentino Rossi. Diketahui foto Erick Thohir dan Valentino Rossi itu diambil pada 2013.

Pada unggahan foto tersebut, terlihat Erick Thohir mengenakan kemeja formal dibalut jas hitam. Ia dirangkul pembalap motor dunia yang memiliki julukan The Doctor. Valentino Rossi menggunakan sweeter abu-abu dan jaket tebal di bagian luar. Keduanya nampak sumringah.

"The Doctor, sudah kangen Indonesia?" tulis Erick Thohir dalam unggahan instagram @erickthohir, dikutip Selasa (16/11/2021).

Menteri Erick menyayangkan, The Doctor tak sempat menunjukkan aksinya di sirkuit Mandalika tahun depan.

"Sayangnya tahun depan, saat MotoGP Insya Allah digelar di Mandalika, kita sudah tidak bisa menyaksikan lagi aksinya," tulisnya.

Tangkapan layar instagram @erickthohir. Dalam unggahan ini Menteri BUMn Erick Thohir berfoto dengan pembalap MotoGP Valentino Rossi.
Tangkapan layar instagram @erickthohir. Dalam unggahan ini Menteri BUMn Erick Thohir berfoto dengan pembalap MotoGP Valentino Rossi.

Bagi Erick, sosok Valentino Rossi pantas mendapat gelar legenda MotoGP. Ia menyebut, telah banyak gelar yang didapatkan pembalap dengan nomor 46 itu selama hidupnya.

"Sejumlah rekor telah diraih Valentino Rossi sepanjang karirnya, membuktikan Ia adalah seorang Legenda," katanya.

Bahkan, Erick menyebut hal itu bisa menjadi sejarah dalam gelaran MotoGP kedepannya.

"Catatan karirnya akan menjadi sejarah dalam gelaran MotoGP," tambah Menteri Erick.

Informasi, Valentino Rossi merupakan salah satu pembalap yang dekat dengan penggemar MotoGP di Indonesia. Di awal karirnya, VR46 pernah menjajal balapan di sirkuit Sentul, Bogor.

"#Throwback pertemuan saya dengan @valeyellow46 tahun 2013 silam. #GrazieVale, Legend!," tulis Erick menutup unggahannya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jadi Capres

Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dan Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) saat rapat bersama DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/5/2020). Rapat tertutup tersebut membahas antisipasi skema penyelamatan perbankan akibat COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) dan Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) saat rapat bersama DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/5/2020). Rapat tertutup tersebut membahas antisipasi skema penyelamatan perbankan akibat COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri BUMN Erick Thohir bicara mengenai isu dirinya digadang-gadang akan meramaikan Capres dan Cawapres dalam Pemilu 2024.

Hingga saat ini, Erick Thohir tidak ingin terlalu berspekulasi. Sebab, menurutnya hal itu masih sangat terlalu dini.

"Gini kita lihat ambisi positif oke. Ambisi buta bahaya. Kalau kita lihat saya sangat percaya pada struktural daripada Indonesia saat ini Presiden itu masih dari orang Jawa," kata MenteriBUMN dalam acara Kick Andy Double Check seperti ditulis Senin (15/11/2021).

Meski begitu, Menteri Erick juga tidak menutup mata terkait elektabilitasnya dirinya untuk bertarung di 2024 dari hasil survei lembaga-lembaga.

Hasil survei bahkan menunjukan dirinya berada di 4,3 persen. Namun angka itu masih jauh dari nama-nama beken lainnya.

"Kan diceritain di media-media ada 1,8 persen bahkan ada yang bilang saya 4,3 persen. Tapi saya pakai 1,8 persen bukan yang 4,3 persen. Berarti ini jauh," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel