Ungkap Kasus Penemuan Mayat Terbakar, Polda Jateng hingga Bareskrim Dilibatkan

Merdeka.com - Merdeka.com - Bareskrim Polri turut membantu pengungkapan kasus penemuan mayat terbakar yang diduga saksi korupsi hibah tanah di Mijen Semarang, Iwan Boedi. Bila hasil tes DNA menyatakan mayat itu yakni Iwan, polisi akan mendalami motif yang berkembang.

"Jadi tim gabungan dari Polrestabes Semarang, Polda Jateng, Bareskrim terus melakukan upaya penyelidikan. Untuk motif selama ini muncul terkait korupsi, bisa saja dalam premis lain mungkin soal asmara, mungkin soal utang piutang, ini kita dalami. Premis ini kita dalami siapa pun itu korbannya, apakah itu Iwan atau bukan," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, Selasa (13/9).

Dia menyebut kasus temuan mayat yang terbakar itu cukup sulit diungkap. Sebab, kondisi mayat korban saat ditemukan di lokasi kejadian jarang dilewati orang. "Kami sampaikan bahwa handicap-nya di kasus kejahatan yang tidak mudah untuk dilakukan pengungkapan," ungkapnya.

Polisi meyakini mayat tersebut merupakan korban kejahatan lantaran hasil tes laboratorium forensik menunjukkan kondisi sosok mayat tersebut sudah tewas berupa tulang belulang serta tidak ditemukannya kepala, kedua lengan dan kaki kanan dari lutut hingga telapak kaki korban disebabkan beberapa kemungkinan dibunuh sebelum dibakar.

"Ini murni kejahatan, ada perbedaan kondisi antara meninggal karena dibakar dan sudah meninggal sebelum dibakar jadi ini murni kejahatan," ujarnya.

Sementara itu polisi masih menunggu hasil tes DNA dari keluarga Iwan untuk mengetahui segala kemungkinan latar belakang kasus kejahatan tersebut. "Kita masih menunggu hasil DNA," pungkasnya. [cob]