Ungkap perbudakan, Polresta Tangerang ke Cianjur dan Lampung

MERDEKA.COM. Petugas Polresta Tangerang mengirim dua tim penyidiknya ke Lampung dan Cianjur. Tim diberangkatkan dari Kantor Polresta Tangerang pada Sabtu (11/5) sekitar pukul 00.05 WIB tadi. Tim ke Lampung beranggotakan empat penyidik, dipimpin oleh Aiptu Maskuri dan tim ke Cianjur beranggotakan 10 penyidik dipimpin oleh Ipda David Kanitero.

Para penyidik diberangkatkan dalam rangka membuat berita acara pemeriksaan tambahan terhadap para saksi buruh, tentang semua informasi yang berkembang saat ini.

"Informasi mulai dari perekrutan, operasionalisasi pekerjaan di tempat usaha industri kuali, perlakuan terhadap para buruh, penggajian, dan informasi lainnya yang belum masuk dalam BAP awal, sifatnya pendalaman informasi," kata Kombes Pol Bambang Priyo Andogo, Kapolresta Tangerang.

Pada 3 Mei - 4 Mei lalu, penyidik Polresta Tangerang memang sudah melakukan pemeriksaan kepada seluruh mantan pekerja di tempat usaha industri kuali milik Yuki Irawan. "Namun, disadari tingginya dinamika informasi selama sepekan ini mendorong penyidik untuk mengakomodir informasi-informasi tersebut dalam Berita Acara Pemeriksaan Tambahan," kata Kompol Shinto Silitonga, Kasat Reskrim Polresta Tangerang.

Polresta Tangerang telah bekerjasama dengan Polres Lampung Utara dan Polsek Abung Selatan dalam memfasilitasi pelaksanaan pemeriksaan di polsek tersebut. Sementara itu di Cianjur, Polresta Tangerang telah bekerjasama dengan Polres Cianjur dan P2TP2A Cianjur, sehingga pelaksanaan pemeriksaan dilakukan di kantor P2TP2A.

"Kami harapkan informasi yang diakomodir dalam berita acara pemeriksaan tambahan ini dilakukan secara komprehensif, sehingga bahan-bahan tersebut dapat kami analisa lebih lanjut dalam gelar perkara, "tutup Shinto Silitonga.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.