Ungkapan Hati Tsania Marwa Tak Bisa Lebaran Lagi Bersama Anak-anak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Untuk kali kesekian, Tsania Marwa tak bisa merayakan Lebaran bersama kedua buah hatinya, Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira. Padahal sejak cerai dari Atalarik Syach, Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat memutuskan hak asuh anak jatuh ke tangan sang aktris.

Meski kecewa, bintang sinetron Samudra Cinta berusaha tetap sabar. Ia yakin suatu hari nanti anak-anak akan kembali ke pelukannya.

"Aku yakin kesabaranku akan berbuah manis. Makanya perayaan Lebaran ini aku mau perbaiki diri saja. Enggak mau yang terlalu merayakan kayak gimana banget," ujar Tsania Marwa, kami lansir dari video Harapan Rayakan Lebaran Bersama Anak tidak Terjadi, Begini Curahan Hati Tsania Marwa di kanal YouTube Cumi-cumi, Kamis (13/5/2021).

Bertahan

Tsania Marwa dalam video konten Maia Estianty. (Foto: YouTube Maia AlElDul TV)
Tsania Marwa dalam video konten Maia Estianty. (Foto: YouTube Maia AlElDul TV)

Tsania Marwa akan terus memperjuangkan hak asuh anak. Doa terus ia panjatkan untuk mengiringi usahannya. "Aku bisa bertahan sejauh ini saja sudah syukur. Jadi aku cuma bisa berdoa saja sekarang," Tsania Marwa menambahkan.

Sabar

Unggahan Tsania Marwa. (Foto: Instagram @tsaniamarwa54)
Unggahan Tsania Marwa. (Foto: Instagram @tsaniamarwa54)

Sabar dan sabar. Itu yang dijalankan Tsania Marwa saat ini demi anak-anak. Kesehatan jadi modal utama Tsania Marwa untuk bisa memperjuangkan hak asuh anak, yang sebenarnya telah ia menangkan.

"Aku masih bisa sabar buat mereka (anak-anak). Jadi yang penting aku sehat saja sudah cukup," ujar Tsania Marwa.

Tsania Marwa. (Foto: Instagram @tsaniamarwa54)
Tsania Marwa. (Foto: Instagram @tsaniamarwa54)

Diberitakan sebelumnya, April 2021, Tsania Marwa bersama aparat menjemput dua buah hatinya di kediaman Atalarik Syach. Berjuang lima jam di sana, ia hanya bisa berinteraksi dengan anak-anak selama 10 sampai 15 menit. Penjemputan diwarnai salah sangka.

Anak-anak mengira Tsania Marwa hendak menculik mereka. “Aku enggak mau diculik sama Umi. Aku dengar sendiri dan ada saksi juga dan mungkin kuasa Allah ya (momen) itu terekam. Itu menjadi momen yang ramai. Kok bisa ya anak umur 5 tahun karena kan enggak lumrah,” ungkapnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel