Ungu Lewat Masa Keemasan, Rowman Pilih Kelola Label Rekaman

Fimela.com, Jakarta Grup band Ungu pernah melalui masa emas di industri musik di era tahun 2000an. Saat itu, Pasha dkk seperti menjadi salah satu grup papan atas yang merajai belantika musik Tanah Air. Kini, seiring berjalannya waktu, nama Ungu pun perlahan mulai meredup di tengah munculnya banyak pendatang baru. Sadar akan hal tersebut, Rowman, drummer Ungu mengambil langkah antisipasi.

Sambil terus berkarya bersama rekan satu bandnya, Rowman bekerjasama dengan beberapa pihak mendirikan label musik bernama P Production 19. Berawal dari obrolan santai soal musik, Rowman dan Pras, pihak yang dimaksud kemudian memutuskan untuk membuat label rekaman.

"Mas Pras ini saya baru kenal, cuma satu frekuensi, ngobrol dan nggak lama juga itu. Cuma sharing musik, dia punya lagu dan segala macam, dia doyan bikin lagu. Saya pikir obrolan itu sampai di situ aja, ternyata beda. 'Mau nggak kerjasama handle Pras production ini?'," kata Rowman saat konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Waktu Singkat

<p>Rowman Ungu luncurkan P Production 19 [Foto/Adrian Utama Putra]</p>

Rowman Ungu luncurkan P Production 19 [Foto/Adrian Utama Putra]

Dalam waktu yang terbilang singkat, P Production 19 kemudian hadir dengan diberi tagline 'Rumah Musik Indonesia'. Rowman dan Pras dalam mengembangkan 3 departemen sekaligus, yakni Management Artist, Record Label, dan Event Organizer. Dalam kesempatan tersebut, P Production 19 sekaligus mengenalkan 3 talentanya yaitu The Cloud, Mahadita, dan D’Arjuna.

"Meskipun ini baru, progresnya cepat banget dan alhamdulillah kita membuat suatu usaha di industri musik ini dengan membawa bendera P Production ini. Semoga dengan kehadiran label baru dan manajemen semoga bisa meramaikan industri musik Tanah Air ini," katanya.

Wadah untuk Berkarya

<p>Rowman Ungu luncurkan P Production 19 [Foto/Adrian Utama Putra]</p>

Rowman Ungu luncurkan P Production 19 [Foto/Adrian Utama Putra]

Sementara itu, Pras yang menjadi salah satu otak lahirnya P Production 19 memastikan jika project kolaborasinya bersama Rowman ini dibuat guna memfasilitasi para pegiat di industri musik untuk berkarya. Dari semangat itu, ia mengaku sama sekali tak memiliki spesifikasi genre musik untuk para talent yang bergabung.

"Genre musik di sini kita all genre. Saya di sini ingin memberi wadah selebarnya bagi musisi atau teman-teman seniman untuk bangkit dan berkarya di P Production," ucap Pras.