Uni Eropa-Inggris hampir setujui kesepakatan perdagangan pasca-Brexit

·Bacaan 3 menit

Brussel (AFP) - Uni Eropa dan Inggris berada di ambang menyetujui kesepakatan perdagangan pasca-Brexit, kata sumber-sumber Eropa, Rabu, tetapi negosiasi terus-menerus itu terlambat ketika mereka berusaha menuntaskan rincian terakhir.

"Kami berada di fase terakhir," kata seorang pejabat Uni Eropa kepada AFP. Ditanya apakah ini berarti kesepakatan Rabu malam, sumber yang dekat dengan pembicaraan tersebut mengatakan: "Sangat mungkin, ya."

Pound Inggris melonjak terhadap dolar di tengah optimisme bahwa kesepakatan akhirnya bisa dicapai, dengan sterling naik menjadi 1,35 dolar AS sebelum 1600 GMT. Pound juga menguat terhadap euro, yang berada di 90,16 sen.

Walaupun demikian para diplomat dari negara-negara anggota Uni Eropa yang harus menyetujui perjanjian teknis apa pun merasa kurang optimistis dengan mengingatkan bahwa mereka masih perlu melihat teks dan masalah-masalah mungkin tetap ada.

Saat malam kian larut pizza dalam jumlah besar terlihat dikirim ke markas besar Uni Eropa dan juru bicara von der Leyen, Eric Mamer mencuit gambar hasil tangkapan, mempertanyakan rasa mana yang telah dipesan, dengan judul: "Menegangkan..."

Sebuah sumber pemerintah Prancis mengatakan negosiator Inggris telah membuat "konsesi besar" pada perikanan tanpa mengonfirmasi apakah itu sudah cukup untuk mencapai kesepakatan.

Namun terobosan definitif dalam hampir 10 bulan negosiasi yang berbelit-belit tampaknya sudah dekat, setelah ketua Uni Eropa Ursula von der Leyen dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengambil kendali pembicaraan.

Kesepakatan terakhir, jika tercapai, akan terjadi hanya beberapa hari sebelum Inggris meninggalkan pasar tunggal Uni Eropa pada akhir tahun sehingga menghindarkan kedua belah pihak dari tarif perdagangan.

Kesepakatan apa pun masih menghadapi perlombaan untuk ditandatangani oleh 27 negara anggota Uni Eropa sebelum Inggris mengakhiri integrasi ekonomi selama setengah abad pada tengah malam pada 31 Desember.

Kesepakatan yang masih perlu diterjemahkan dan dirapikan oleh pengacara dapat disetujui sementara sebelum tanggal batas waktu dan kemudian diteliti oleh anggota parlemen Uni Eropa di tahun baru untuk menghindari perubahan tiba-tiba.

Fokus pembicaraan telah bergeser sejak Senin ke panggilan lintas-selat antara Johnson dan von der Leyen setelah para pejabat yang kelelahan gagal menutup celah tentang cara berbagi akses ke perairan penangkapan ikan Inggris.

Perbedaan yang tersisa antara kedua kubu itu sempit tapi dalam, khususnya mengenai penangkapan ikan, dengan awak Uni Eropa menghadapi pemotongan dramatis dalam tangkapan mereka dari perairan Inggris.

London telah mendorong pengurangan pangsa armada penangkapan ikan Uni Eropa dari perkiraan tangkapan tahunan 650 juta euro lebih dari sepertiganya, dengan perubahan bertahap dalam lebih dari tiga tahun.

Uni Eropa, khususnya negara-negara dengan armada penangkap ikan utara seperti Prancis, Denmark dan Belanda - menuntut 25 persen selama setidaknya enam tahun.

Juru runding Uni Eropa Michel Barnier memberi pengarahan kepada duta besar dan kemudian anggota parlemen senior pada Selasa bahwa dia telah membuat tawaran terakhirnya tentang ikan dan sekarang terserah para pemimpin politik untuk memutuskan.

"Kemajuan telah dicapai. Sebagian besar masalah pada awalnya ditutup atau hampir disepakati," kata seorang diplomat senior, menceritakan pengarahan Barnier kepada utusan Uni Eropa.

"Namun, perbedaan perikanan tetap sulit dijembatani. Sayangnya, Inggris belum cukup bergerak untuk mencapai kesepakatan yang adil tentang perikanan."

Brussel siap bernegosiasi hingga akhir tahun atau bahkan "lebih" seperti disarankan Barnier, tetapi waktu hampir habis untuk setiap kesepakatan yang akan diterapkan untuk sementara waktu.

Anggota-anggota Uni Eropa setuju terus berunding tetapi seorang diplomat memperingatkan: "Barnier tidak dapat memberi tahu negara anggota apakah akan ada kesepakatan besok, sebelum Natal, Tahun Baru atau musim panas 2021."

"Juga jalan sempit mungkin pada akhirnya akan menjadi jalan buntu," kata dia.

Seorang kolega dari negara anggota lain sebelumnya menyarankan bahwa jika tidak ada terobosan pada Rabu, pembicaraan dapat dilanjutkan pekan depan.

Kegagalan mencapai kesepakatan akan berarti tarif pada perdagangan makanan dan barang lintas-selat, memperburuk guncangan ekonomi kembalinya perbatasan bea cukai setelah 47 tahun integrasi.

Inggris dan Prancis merasakan gambaran awal tentang bagaimana kekacauan yang mungkin terlihat minggu ini ketika Prancis tiba-tiba menutup perbatasannya untuk truk, kereta api, dan pesawat Inggris.

Paris menanggapi kekhawatiran tentang varian baru virus corona yang menyebar di Inggris, tetapi antrian besar truk dan ancaman kekurangan pasokan dianggap sebagai tanda yang tidak menyenangkan.

Baik London maupun Brussel bersikeras mereka siap untuk kembali ke tarif dan perbatasan bea cukai - tetapi kelompok bisnis mengingatkan tentang kemungkinan gangguan yang akan datang.