UNIS Tangerang Siapkan Digital Kampus Hadapi Tantangan 4.0 Selama Pandemi Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang menyiapkan konsep digital kampus dalam menghadapi tantangan era industri 4.0 dengan ancaman disrupsi berbagai bidang akibat pandemi Covid-19.

Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNIS, Prof Ace Suryadi dalam orasi ilmiahnya mengatakan, saat ini universitas dimanapun menghadapi tantangan yang nyata selama masa pandemi Covid-19.

"Untuk itu disiapkan UNIS Digital Kampus, sebagai upaya mendorong terwujudnya kampus sebagai lingkungan yang nyaman untuk belajar dan masing-masing bagian kampus terkoneksi secara digital," tutur Ace, Kamis (15/4/2021).

UNIS Digital Kampus memerlukan kerangka strategis yang bergerak dalam ekosistem digital dengan infrastruktur teknologi informasi, konektivitas yang kuat, platform pembelajaran online (LMS dan LXP), serta program-program pelatihan dan pengembangan dosen untuk mengembangkan platform, konten dan model penyajian yang menarik dalam pembelajaran online.

Ace juga mengatakan, untuk menuju kesana, perlu disiapkan sejumlah komponen cerdas yang tidak terbatas. Seperti digital student atau mahasiswa digital, D digital classroom and labs, digital teaching and research, digital student administration, digital housing and dining, digital stadiums, dan sebagainya.

"UNIS tidak mungkin dapat sekaligus mengembangkan dan merancang sembilan kluster tersebut. Namun, yang paling prioritas adalah komponen satu hingga empat sebagai kluster akademik yang langsung berkaitan dengan core business dalam UNIS Digital Kampus," paparnya.

3 Sistem Pembelajaran Selama Pandemi

Kluster akademik tersebut, tutur Ace masih perlu dibangun di dalam suatu kesatuan yang terkoneksi dengan tiga kluster lainnya, di mana UNIS sebagai central-hub bagi semua kluster yang terkoneksi.

Sementara, Rektor UNIS Tangerang Prof Mustofa Kamil menjelaskan, ada tiga sistem pembelajaran yang telah ditetapkan selama masa pandemi yakni hybrid, mix dan full daring.

Untuk hybrid sistem, dosen memberikan modul kepada mahasiswa dan pembelajaran secara daring dari kehadiran hingga pelaksanaan ujian. Untuk mix sistem adalah gabungan belajar daring dan luring sebagai antisipasi mahasiswa tak mendapat jaringan internet.

"Kalau full daring, pastinya kita lakukan saat PSBB dan PPKM diterapkan dan hal tersebut telah berjalan dan akan kita tingkatkan ke depan agar mutunya diperoleh," katanya.

Selain itu, UNIS Tangerang juga akan melakukan kolaborasi dan sinergi bersama dunia usaha untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sesuai keinginan masyarakat saat ini. Maka itu riset dan penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa kedepan harus sesuai dengan kebutuhan zaman.

Saksikan video pilihan di bawah ini: