Unissula kirim 30 mahasiswa perkuat pendidikan internasional

Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang mengirim sebanyak 30 mahasiswanya dalam program kolaborasi internasional Student Mini Conference UNISSULA ke Universiti Teknologi MARA (UiTM) Shah Alam Malaysia.

“Program ini sudah dilakukan sejak 2015 lalu. Selain Mahasiswa, program ini juga di ikuti oleh para dosen untuk kegiatan dosen tamu dan riset bersama,” ujar Dekan FE Unissula, Prof Dr Olivia Fachrunnisa, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Dia menambahkan juga dilakukan student mobility yakni seminar internasional yang mana pengajarnya dibawakan dari luar dan konsepnya mahasiswa ditempatkan di suatu ruangan dan para pembicaranya adalah dosen UiTM serta kolaborasi dengan dosen FE Unissula. Selain itu peserta mendapatkan kesempatan kegiatan KKN internasional sesuai dengan tema yang dikunjungi pada saat lokasi UMKM.

Para peserta juga mendapatkan pengalaman untuk berkolaborasi dengan LSM Gerakan Plastik Ijah (GPI) untuk membersihkan pantai.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi pembekalan bagi mahasiswa dalam menggali ilmu pengetahuan dengan teknologi serta memiliki pengalaman secara internasional, mendapatkan masukan dari pakar atau ahli di bidangnya dengan taraf internasional," katanya.

Sementara bagi para dosen yang berpartisipasi juga mendapatkan pengalaman dan rekoginisi di tingkat Internasional. Serta yang tidak kalah penting adalah kesempatan untuk berdakwah melalui kegiatan akademik berkualitas di tingkat global. Kualitas laporan akhir menjadi semakin meningkat, terang dia.

Koordinator kerja sama di kelas internasional Punky Lela Saputri mengatakan dakam program KKN tersebut, terdapat enam kelompok dengan tema berdasarkan kegiatan selama kunjungan yang diikuti oleh 30 mahasiswa, kemudian hasil dari KKN dikumpulkan di LPPM Unissula. Sementara riset kolaborasi yang dilakukan sesuai dengan konsentrasi dosen keilmuan masing-masing.

Sebelumnya, Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, mendorong mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional di kampus luar negeri. Kemendikbudristek juga mempunyai program Kampus Merdeka yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa memiliki pengalaman internasional.

Baca juga: Mahasiswa Unissula raih predikat terbaik dalam "Istanbul Youth Summit"

Baca juga: Mobil listrik Unissula telan biaya Rp100 juta

Baca juga: Unissula kelola Rusunawa dengan sistem pesantren

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel