Universitas Brawijaya Konfirmasi 75 Civitas Kampus Positif COVID-19

Mohammad Arief Hidayat, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 2 menit

VIVAUniversitas Brawijaya (UB) Malang mengonfirmasi kabar bahwa 75 civitas atau warga di lingkungan kampus positif COVID-19. Mereka dinyatakan positif COVID-19 dalam kurun waktu Juli hingga kini.

"Berdasarkan data masuk dari kami, ada 75 warga UB yang terkonfirmasi positif COVID-19. Dan itu akumulasi dari Juli 2020 sampai pekan ini," kata Ketua Monitoring Evaluasi Fasilitasi Implementasi Profesor Unti Ludigdo pada Kamis, 3 Desember 2020.

Kini terjadi ekskalasi peningkatan jumlah civitas terkonfirmasi positif COVID-19. Dalam sepekan sudah 10 orang dinyatakan positif COVID-19. Dari jumlah 75 civitas terpapar COVID-19, tidak ada unsur mahasiswa, melainkan semua tenaga pendidik dan dosen. Rektor UB juga meminta civitas terpapar COVID-19 untuk melapor dan identitasnya akan diumumkan demi mempermudah tracing.

Baca: Protokol COVID-19 Kendor, Empat Daerah di Jawa Timur Zona Merah Lagi

UB menerbitkan instruksi rektor Nomor 9644 Tahun 2020 pada 24 November 2020 tentang penegakan protokol kesehatan dan pencegahan penularan COVID-19 di lingkungan kampus.

Instruksi berisi enam poin. Pertama, menegakkan protokol kesehatan untuk pencegahan COVID-19 dalam lingkup kerja masing-masing. Kedua, mengaktifkan kembali satuan tugas penanganan dan pencegahan COVID-19 atau satuan tugas kampus tangguh di masing-masing unit kerja.

Ketiga, mengurangi risiko terjadinya penularan dengan melarang pelaksanaan kegiatan yang akan diikuti orang lebih dari 50 persen dari kapasitas ruang dan melarang pelaksanaan kegiatan di hotel atau tempat umum lainnya di luar kampus. Keempat, lebih selektif dalam menyetujui kegiatan yang menghadirkan tamu dari luar UB.

Kelima, untuk lebih selektif dalam memberikan tugas kepada dosen yang menjadi narasumber atau tugas lainnya pada forum yang diminta instansi atau pihak ketiga lainnya. Keenam, menyampaikan keadaan diri dan atau keluarganya apabila terkonfirmasi positif COVID-19 kepada tim pencegahan dan penanggulangan COVID-19 UB.

"Civitas UB yang terpapar COVID-19 ada yang isolasi mandiri seperti di rumah dan tempat lain. Beberapa di antaranya menjalani isolasi di fasilitas yang disediakan oleh Pemkot dan Pemkab. Hal ini dikarenakan juga rumah sakit rujukan sudah overload," kata Unti.