UNS Fintech Center hadir pertama di Indonesia

Subagyo

Center for Fintech and Banking Universitas Sebelas Maret atau UNS Fintech Center telah diresmikan, dan hadir yang pertama kali di perguruan tinggi di Indonesia, untuk memberikan manfaat sivitas akademika UNS dan masyarakat sekitar.

Peresmian UNS Fintech Center dilakukan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso didampingi Rektor UNS Surakarta, Prof. Dr. Jamal Wiwoho. S.H, M.Hum di Gedung Perpustakiaan, Kampus UNS Surakarta, Kamis.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan dengan diresmikannya UNS Fintech Center tersebut merupakan Fintech pertama di perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Hal ini, merupakan upaya untuk dapat berkolaborasi antara OJK dan lembaga pendidikan dalam rangka memfasilitasi enterpreneur tentunya di bidang pendidikan.

Wimboh Santoso mengatakan OJK memilih UNS sebagai lokasi didirikannya Fintech Center tersebut karena perguruan tinggi negeri di Solo ini, dinilai memiliki kemampuan untuk mengembangkannya. Selain itu, UNS yang berlokasi di tengah-tengah memudahkan orang untuk datang belajar tentang Fintech.

"Kami rasa pembentukan Fintech di Solo sangat pas. Yang dari timur jika ingin belajar jaraknya dekat, kemudian yang dari barat juga dekat sehingga dipilih UNS ini," katanya.

Menurut dia, hal tersebut berkat kerja sama antara OJK dan Bank Indonesia (BI), dan dengan hadirnya Fintech Center di UNS ini, dapat memberikan nilai bagi anak-anak muda yang ingin menjadi enterpreneur di bidang Fintech. Sehingga, semarak enterpreneur Fintech bisa ditelurkan dari UNS.

"Kami berharap semoga hadirnya Fintech di UNS ini, dapat bermanfaat untuk pendidikan, masyarakat, dan generasi muda" katanya.

Rektor UNS Surakarta, Prof. Dr. Jamal Wiwoho. S.H, M.Hum mengatakan industri sektor jasa keuangan mengalami perkembangan yang dramatis seiring dengan perkembangan teknologi khususnya penetrasi internet dan smartphone.

Menurut Jamal salah satunya dengan bertumbuhnya perusahaan-perusahaan keuangan berbasis teknologi (Fintech) di berbagai aspek jasa keuangan baik dalam jasa pembayaran, pinjaman, investasi dan lain sebagainya.

"Kami berharap UNS Fintech Center dapat memberikan manfaat untuk sivitas akademika UNS dan masyarakat sekitar. Silahkan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya hadirnya Fintech Center," katanya.

Menurut dia untuk jam operasional UNS Fintech Centerlantaran, di Gedung UPT Perpustakaan UNS tersebut hingga malam hari yakni pukul 22.00 WIB. Desain ruangannya, juga akan disesuaikan dengan selera anak muda sehingga tidak terlalu formal.

Dia mengatakan UNS Fintech Center tersebut melengkapi Pusat Unggulan Ipteks (PUI) yang dimiliki UNS. Sehingga, untuk saat ini, PUI UNS terdiri dari Pusat Pengembangan Baterai Lithium di Purwosari, Javanologi dan UNS Fintech Center.


Baca juga: OJK : Baru 25 fintech di Indonesia berizin
Baca juga: OJK temukan 120 entitas fintech ilegal di awal tahun
Baca juga: Perusahaan fintech dekati mahasiswa, tingkatkan inklusi keuangan