UNS gandeng BPKP jalin kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menjalin kerja sama Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rektor UNS Jamal Wiwoho di sela penandatanganan nota kesepahaman di Solo, Jawa Tengah, Rabu, berharap kerja sama tersebut dapat menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih sesuai dengan yang dicanangkan.

Untuk kerja sama yang terjalin antara UNS dan BPKP diselenggarakan dalam rangka pendayagunaan Center of Excellence (CoE) melalui swakelola.

Nota kesepahaman tersebut bertujuan untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi peningkatan kualitas pengawasan internal pemerintahan, memacu kreativitas dan kreasi bersama.

"Selain itu menumbuhkembangkan pendayagunaan hasil riset terapan dan kajian, juga mendorong kemajuan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi pembangunan," katanya.

Baca juga: Rektor UNS sebut SDM jadi tantangan hadapi bonus demografi 2045

Baca juga: FSRD UNS lakukan pembenahan menginjak usia sewindu

Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat memberdayakan dan menyinergikan sumber daya maupun pengetahuan yang ada dalam mendukung kemajuan pengawasan internal.

Untuk ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pendayagunaan CoE STAR untuk pemasyarakatan ilmu pengetahuan dan riset terapan atau kajian yang mendukung kemajuan pengawasan intern.

Selain itu, dikatakannya, peningkatan kapabilitas sistem pengelolaan pengetahuan terkait pengawasan internal keuangan dan pembangunan.

"Serta pengembangan kebijakan dan kreasi pengawasan intern melalui pemanfaatan hasil riset terapan atau kajian yang dilakukan secara akademis juga termasuk dalam kerja sama yang akan berlaku dalam jangka waktu tiga tahun," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum BPKP Ernadhi Sudarmanto mengapresiasi upaya UNS yang telah membuka diri untuk menjalin kerja sama dengan BPKP. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mencapai tujuan utama pelaksanaan penelitian terkait penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih melalui CoE yang digagas.

"Melalui CoE kami ingin berkolaborasi dan bekerja sama dengan para expert di perguruan tinggi untuk kepentingan perguruan tinggi dan BPKP. Untuk tahun 2022, BPKP bekerja sama dengan UNS untuk penelitian di sektor APP yaitu penguatan penyelenggaraan pemerintah yang baik dan bersih," katanya.

Dengan terjalinnya kerja sama tersebut, pihaknya ingin memperoleh perspektif yang lebih tepat dan solutif untuk penyelenggaraan pemerintah yang lebih baik dan bersih.

"Selain itu, kerja sama antara UNS dan BPKP mendorong budaya ilmu pengetahuan serta memperkuat posisi BPKP di bidang akuntabilitas pengawasan keuangan dan pembangunan di sektor publik," katanya.

Baca juga: Paduan suara UNS sabet tujuh penghargaan di Jepang

Baca juga: Guru Besar UNS sebut Indonesia berpeluang kuasai teknologi