UNS peringati dua tahun status perguruan tinggi negeri berbadan hukum

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memperingati dua tahun momentum perubahan status menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH).

"Menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang unggul di tingkat internasional dengan berlandaskan pada nilai-nilai budaya nasional adalah target yang ingin kami capai dan wujudkan," kata Rektor UNS Jamal Wiwoho pada peringatan dua tahun PTNBH yang mengangkat tema 2 Tahun PTNBH UNS: Refleksi dan Harapan Mewujudkan UNS Berepitasi Internasional di Solo, Jawa Tengah, Kamis.

Ia mengatakan pengakuan atau rekognisi nasional bahkan internasional terkait reputasi dan prestasi kemajuan UNS yang terus-menerus menunjukkan peningkatan yang signifikan telah berhasil memikat Presiden Joko Widodo untuk hadir secara langsung pada Dies Natalis Ke-46 UNS.

Di sepanjang tahun 2022, menurut dia, UNS berhasil berhasil meraih posisi baik dari berbagai versi pemeringkatan yang telah dirilis, baik nasional maupun di tingkat dunia.

"Setidaknya bisa kita catat bahwa posisi peringkat UNS di Indonesia relatif baik, yakni rata-rata berada di peringkat sepuluh besar perguruan tinggi. Meski demikian, harus kita akui bahwa menembus ranking 500 perguruan tinggi dunia, seperti halnya target yang telah ditetapkan untuk UNS sebagai PTNBH merupakan pekerjaan yang tidak ringan," katanya.

Baca juga: Rektor UNS minta penggantinya tingkatkan prestasi

Baca juga: UNS teliti strategi baru penanganan temper tantrum anak autis

Ia mengatakan jika melihat roadmap World Class University UNS tahun 2021-2025, nampak bahwa pada tahun 2021 ranking UNS telah memenuhi target yang ditetapkan, yakni berada di posisi 1.201+ versi QS World University Ranking.

"Begitu pula dengan capaian tahun 2022, posisi ranking UNS 1.001-1.200 dunia, sebenarnya juga telah sesuai dengan target yang telah ditentukan," katanya.

Ia berharap hasil positif dari roadmap WCU UNS selama dua tahun terakhir mampu mendongkrak semangat civitas akademika UNS untuk terus berusaha mewujudkan mimpi besarnya mencapai Top 500 World University Ranking.

Menurut dia, tugas untuk menjaga dan meningkatkan performa pengajaran, riset dan inovasi UNS sangat penting.

"Karena kekuatan inilah yang akan menyelamatkan posisi dan reputasi UNS di panggung internasional. Oleh karena itu, kita perlu menetapkan strategi dan roadmap pengembangan UNS secara tepat, realistis dan rasional," katanya.

Ia mengatakan salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas penelitian.

Menurut dia, UNS harus membangun kultur pendidikan yang progresif dengan melakukan sinergi dan kolaborasi riset dengan berbagai institusi, bahkan lintas keilmuan.

"Memang harus diakui bahwa kualitas dan produktivitas riset dan inovasi UNS masih harus ditingkatkan," katanya.

Baca juga: UNS siap gelar pemilihan rektor

Baca juga: Akademisi UNS: Perlu edukasi terkait penggunaan obat tradisional