Unsri dukung pengembangan potensi budidaya ikan hias Ogan Ilir

Dosen dan mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang berupaya mendukung pengembangan potensi budidaya ikan hias di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

"Untuk mendukung pengembangan potensi budidaya ikan hias di kabupaten tersebut dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) terhadap pembudidaya ikan hias di Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Mitra Mina Sejahtera," kata Ketua Tim PKM Program Studi Budidaya Perairan Unsri Dr Dade Jubaedah, S.Pi.,M.Si, di Palembang, Senin.

Dia menjelaskan, UPR Mitra Mina Sejahtera yang berlokasi di perumahan Griya Sejahtera Indralaya, Desa Tanjung Pering, Kabupaten Ogan Ilir mengembangkan beberapa komoditas ikan hias yang cukup digemari masyarakat.

Beberapa komoditas ikan hias yang dikembangkan di UPR Mitra Mina Sejahtera antara lain ikan mas koki, ikan manfish, ikan cupang, ikan sumatera, ikan molly, ikan guppy, dan ikan oscar.

Baca juga: Unsri arahkan KKN mahasiswa dukung program pengentasan stunting

Baca juga: Solusi keterbatasan lahan, optimalisasi "3 in 1" dikembangkan Unsri

Menurut dia, permasalahan yang dialami oleh pembudidaya ikan hias di UPR tersebut masih terbatasnya penguasaan teknologi budidaya sehingga kualitas dan kuantitas produksi ikan hias masih belum maksimal.

"Masih minimnya pengetahuan pembudidaya tentang manajemen budidaya ikan hias secara umum mulai dari kegiatan pembenihan, pembuatan pakan serta pengelolaan kualitas air," katanya.

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pihaknya berupaya membantu mengatasi permasalahan tersebut melalui beberapa tahap seperti koordinasi antara tim pengabdian yang meliputi dosen dan mahasiswa dengan Kepala Desa Tanjung Pering Agus Salim serta Ketua UPR Mitra Mina Sejahtera Eko Budhi Setiawan.

Selanjutnya, tahap sosialisasi dan pemberian beberapa materi pelatihan seperti tentang budidaya ikan hias, teknik pemijahan ikan, pembuatan pakan, serta pelatihan manajemen kualitas air budidaya ikan hias dengan narasumber pakar di bidang tersebut Retno Cahya Mukti, S.Pi.,M.Si.

Baca juga: Mahasiswa Universitas Kagoshima Jepang kunjungi "urban farming" Unsri

Baca juga: Kasad berikan kuliah umum ketahanan nasional di Unsri Palembang

Selain itu, menempatkan mahasiswa praktik lapang di lokasi UPR sebagai jembatan kerja sama antara program studi dan masyarakat.

Untuk melihat keberhasilan dan mengevaluasi kegiatan PKM Unsri itu, pada September 2022 ini, sebelum dan sesudah kegiatan tersebut pembudidaya dan masyarakat diminta untuk mengisi kuesioner.

Melalui kegiatan itu diharapkan dapat mengaplikasikan berbagai teknologi budidaya yang merupakan pengembangan hasil penelitian mengenai ikan hias di Universitas Sriwijaya, khususnya Program Studi Budidaya Perairan, ujar Dr Dade.

Baca juga: KKP-IPB sinergi gencarkan "restocking" untuk keberlanjutan perikanan

Baca juga: IPB usulkan instrumen BEDI untuk evaluasi kemajuan ekonomi biru
Baca juga: IPB: Ikan hias Indonesia berpeluang kuasai pasar internasional