Untuk Ayah yang Entah di Mana, Semoga Kita Bisa Bertemu Kembali

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/Twinsterphoto

Fimela.com, Jakarta Membahas kisah dan cerita tentang ayah memang tak ada habisnya. Begitu banyak momen tak terlupakan yang kita miliki bersama ayah tercinta. Mulai dari momen paling bahagia hingga momen paling sedih. Setiap hal yang berkaitan dengan ayah selalu berkesan seperti tulisan kiriman Sahabat Fimela yang disertakan dalam Lomba Share Your Stories November 2021 Surat untuk Ayah berikut ini.

TERKAIT: Bagi Anak Perempuan, Ayah adalah Sosok Pahlawan Hebat Pertama di Hidupnya

TERKAIT: Di Balik Sosok Ayah yang Tampak Kuat, Ada Rasa Lelah yang Disimpan Sendiri

TERKAIT: Ayah, Sosok Paling Sabar yang Jadi Sumber Kekuatanku untuk Selalu Tegar

***

Oleh: R

Kepada:

Ayahku yang kurindukan dan kukasihi, di mana pun berada.

Ayah, pada Bulan November ini, orang-orang terlihat mengucapkan “Selamat Hari Ayah” untuk ayah-ayah mereka. Aku ingin ikut mengucapkan hal itu. Tapi, aku sendiri tak tahu harus ke mana menyampaikan salam ini.

Jika mengingat cerita dari mendiang ibu tentang dirimu, rasanya aku ingin marah padamu. Ayah, ketidaktahuanku akan jati dirimu yang sebenarnya, membuatku haus akan kasih sayang laki-laki. Dalam masa remaja berulang kali aku menjalin hubungan asmara.

Rasanya aneh jika tidak berpacaran – putus – berpacaran lagi. Dari satu laki-laki ke laki-laki lain. Rasanya seperti berada dalam petualangan cinta. Nyatanya aku belum berhasil menemukan lelaki yang dalam bayanganku ideal untuk menjadi figur ayah. Bisa jadi saat itu juga dipengaruhi oleh emosiku yang labil.

Ayah, mungkin ini terkesan konyol bagimu. Tapi itulah yang kurasakan sebagai seorang anak perempuan yang kehilangan cinta pertamanya. Setelah proses sakit hati, patah dan mendewasakan diri akhirnya Tuhan mempertemukan aku dengan sosok lelaki yang kepribadiannya bisa membuatku merasakan kasih sayang seorang ayah. Kesabarannya menghadapi aku yang mudah marah dan genggaman tangannya yang hangat, apa seperti itukah dirimu yang sebenarnya, ayah?

Ayah, siapa pun dirimu dan sebanyak apa pun kesalahanmu di masa lalu, semoga engkau ingat bahwa ada satu anak perempuanmu di sini yaitu aku anak kandungmu. Semoga Tuhan selalu menjaga ayah dan kita bisa dipertemukan dengan cara-Nya yang istimewa. Amin.

Jakarta, 14 November 2021.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel