Untuk Membangun Cinta yang Kokoh, Diperlukan Satu Hal Ini

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Untuk membangun cinta yang utuh dan kokoh, maka harus ada upaya dan usaha yang dilakukan. Kita tak bisa membiarkan sebuah hubungan begitu saja tanpa merawatnya jika ingin bertahan lama. Setidaknya kita perlu memiliki tujuan dalam sebuah hubungan.

Untuk membangun cinta yang kokoh, perlu adanya komitmen. Carol Ryff yang menyusun psychological well-being mengatakan bahwa salah satu kunci kebahagiaan adalah yang memiliki purpose in life (tujuan hidup). Dalam sebuah hubungan, diperlukan komitmen untuk menjaga keutuhannya.

Kesepakatan untuk Tetap Bersama

Ilustrasi./Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi./Credit: pexels.com/pixabay

Mengutip buku Seksologi Pernikahan Islami, komitmen adalah kesepakatan untuk tetap bersama mencapai tujuan tertentu. Untuk seia sekata membangun visi dan misi yang telah ditetapkan. Dijelaskan lebih lanjut bahwa semakin mulia tujuan sebuah hubungan dibangun, maka semakin langgeng perjalanannya.

Jika nilai tujuan yang dimiliki masih dangkal, maka rasa setia bisa lebih cepat memudar. Misalnya, jika tujuan hubungan hanya sebatas fisik, maka hanya sebatas fisik itu saja yang bertahan. Saat semakin menua dan usia tak lagi muda, cinta pun bisa pudar karena komitmen yang ada hanya sebatas pada fisik semata.

Perlu adanya komitmen bersama yang dimiliki dalam hubungan. Komitmen dengan nilai dan tujuan yang mulia. Dengan adanya komitmen, perjalanan cinta bisa berjalan dengan lebih selaras. Setidaknya setiap kali mulai salah langkah, masih ada petunjuk atau panduan yang dimiliki untuk kembali ke jalan yang semestinya.

Jadi, apakah sudah ada komitmen dalam hubunganmu? Semoga komitmen yang dibangun bisa menjadi akar kuat untuk membentuk cinta yang kokoh dan langgeng.

#ElevateWomen