Untuk pertama kalinya Biden nyatakan Trump harus dimakzulkan

ROCHESTER, New Hampshire (AP) - Bakal calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden, Rabu (9/10), untuk pertama kalinya mengatakan bahwa Presiden Donald Trump harus dimakzulkan karena telah menyalahgunakan kekuasaannya untuk membantu keterpilihannya lagi.

Biden membuat pernyataan itu sebagai bagian dari pidato 25 menit di New Hampshire, yang berarti meninggalkan kebiasaannya berkampanye dan mengisyaratkan dia akan secara agresif menghadapi Trump ketika sang presiden menghadapi penyelidikan pemakzulan yang berakar dari tuduhannya yang tidak berdasar bahwa mantan wakil presiden itu dan anaknya memiliki transaksi jahat di Ukraina.

Trump "menggali lubangnya sendiri di depan Konstitusi," kata Biden, dengan meminta kekuatan asing untuk menemukan aib keluarga Biden dan kemudian menolak bekerja sama dengan penyelidikan pemakzulan oleh DPR.

"Ini adalah presiden yang membuat negara ini tidak memiliki alat, kekuatan, kemauan politik" untuk menghukum perilaku buruk," kata Biden, dengan merunut daftar tindakan Trump yang oleh mantan wakil presiden itu disebut sebagai surat perintah pemakzulan.

"Dia tidak hanya menguji kita," kata Biden. "Dia sedang menertawakan kita."

Dalam percakapan telepon 25 Juli kepada presiden Ukraina, Trump meminta "bantuan" untuk menyelidiki Biden dan putranya, Hunter, yang sebelumnya bertugas di dewan direksi sebuah perusahaan energi Ukraina yang saat itu diselidiki negara ini. Transkrip kasar Gedung Putih berisi panggilan telepon itu dan pengaduan yang berkaitan dengan seorang whistleblower yang memicu DPR yang dikendalikan Demokrat memulai proses pemakzulan.

Tanpa didukung bukti, Trump menegaskan Biden telah menggunakan posisinya sebagai wakil presiden untuk melindungi putranya dari investigasi korupsi ketika Biden mendesak pemecatan jaksa agung Ukraina, Viktor Shokin, sewaktu masa jabatan kedua Presiden Barack Obama. Para pejabat Ukraina, termasuk penerus Shokin sebagai jaksa agung, membantah teori Trump itu; pendirian pemerintahan Obama saat itu didukung oleh banyak pemerintah Barat lainnya yang melihat Shokin tidak kompeten atau korup.

Hukum pemilu AS melarang meminta atau menerima bantuan asing dalam Pemilu Amerika. "Ini mengagetkan dan berbahaya karena secara langsung mengancam demokrasi kita," kata Biden menyangkut permintaan bantuan Trump kepada pemerintahan asing itu.

"Dia berusaha membuat kampanye di mana kebenaran dan fakta tidak relevan," kata Biden, yang menambahkan bahwa tontonan itu menunjukkan "ketidakmampuan nyata" sang presiden.

Namun bahkan dengan postur Biden yang lebih tegas, masih ada pertanyaan mengenai nagaimana taktik Trump dan proses pemakzulan mempengaruhi proses pemilu pendahuluan Demokrat (dalam memilih calon presidennya).

Beberapa orang dekat Biden melihat episode itu sebagai penegasan untuk argumen fundamental Biden mengenai Trump, yang diakui Biden waktu kampanye di New Hampshire itu. "Ketika saya mengumumkan pencalonan saya," kenangnya, "Saya katakan saya mencalonkan diri demi memulihkan jiwa Amerika. Itu bukan hiperbola."

Dalam pidatonya, Biden nyata-nyata tidak menyebutkan Senat atau peran potensialnya dalam menentukan nasib Trump. Tetapi dia berjanji untuk tidak eksklusif berkampanye dalam isu Trump saja.

"Tak satu pun dari serangan ini yang benar, dan saya akan tetap fokus pada hidup Anda. Untuk itulah Pemilu ini diadakan," kata dia. Ia menambahkan bahwa negara itu "tak sabar" untuk bertindak dalam hal pelayanan kesehatan, pendidikan, aturan kepemilikan senjata dan krisis iklim. "Dunia sudah tak sabar menunggu Amerika untuk kembali memimpin tatanan internasional yang stabil dan damai."

Seorang pemilih yang belum menentukan pilihan, Virginia Schonwald, seorang pensiunan pustakawan sekolah berusia 63 tahun, menyebut Biden "sangat berbasis fakta dan dia tangguh." Schonwald mengatakan dia kini mempertimbangkan untuk memilih Biden pada Pemilu pendahuluan Demokrat.