Untuk pertama kalinya para ilmuwan lihat sebuah planet asing sedang dibentuk

Oleh Will Dunham

WASHINGTON (Reuters) - Para astronom menatap ke dalam apa yang tampaknya menjadi sebuah bangsal bersalin planet yang diamati pertama kalinya dalam cakram besar gas padat dan debu di sekitar bintang yang baru terbentuk di mana sebuah planet dalam proses kelahirannya.

Planet muda besar ini terbentuk di sekitar bintang yang dinamai AB Aurigae yang sekitar 2,4 kali massa Matahari dan terletak di galaksi Bima Sakti kita sekitar 520 tahun cahaya dari Bumi, kata para peneliti, Rabu. Satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam satu tahun, 9,5 triliun km.

Para ilmuwan menggunakan Teleskop Sangat Besar milik European Southern Observatory di Chile untuk melihat struktur spiral di dalam cakram yang berputar di sekitar AB Aurigae yang dihasilkan oleh kehadiran sebuah planet. Mereka mendeteksi pola gas dan debu dalam struktur spiral yang menandai di mana planet itu bergabung.

"Butuh beberapa juta tahun bagi sebuah planet untuk berada pada tahap akhir, jadi kelahiran tidak didefinisikan dengan baik dalam waktu. Namun, kita bisa mengatakan bahwa kita mungkin hisa melihat sebuah planet dalam proses pembentukan," kata astronom Observatoire de Paris Anthony Boccaletti, yang memimpin penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Astronomi & Astrofisika tersebut.

Lebih dari 4.000 planet telah ditemukan mengorbit bintang-bintang di luar tata surya kita. Para ilmuwan sangat ingin mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana planet-planet itu dilahirkan sebagai gas dingin dan debu yang terkonsolidasi dalam piringan-piringan di sekitar bintang-bintang baru.

Planet ini terletak sekitar 30 kali lebih jauh dari bintangnya ketimbang jarak Bumi dari matahari, sekitar jarak planet Neptunus di tata surya kita, kata Boccaletti. Tampaknya itu adalah planet gas besar, bukan planet berbatu seperti Bumi atau Mars, dan mungkin lebih masif dari planet Jupiter yang terbesar di tata surya kita, tambah Boccaletti.


(Laporan Will Dunham; Disunting oleh Sandra Maler)