Upacara Bendera Digital 17 Agustus Kembali Digelar, Ayo Gabung!

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Upacara bendera digital memperingati 17 Agustus 1945 kembali digelar oleh LSM Indonesia Optimis. Upacara unik yang berlangsung lewat saluran internet ini bakal dimulai tepat pukul 10.00 WIB. Yuk gabung!

Menurut Affi Khresna, salah satu pegiat dari Indonesia (ID) Optimis, upacara bendera digital adalah upacara yang kita lakukan melalui medium website di www.id-optimis.org dan didukung oleh akun twitter @ID_Optimis yang menjadi protokoler menit menit upacara sampai ke detik detik hening timeline di pukul 10.00 - 10.01 mengenang Proklamasi 66 tahun lalu.

Sedikit berbeda dengan tahun lalu, pada upacara digital 2011 digelar pemilihan petugas upacara dengan casting melalui medium twitter dan Pembina upacara ditentukan berdasarkan usulan dari audience di jejaring sosial.

Sejumlah tokoh sudah bersiap memberikan amanat upacara tahun ini. Mereka adalah:
1. Anies Baswedan, rektor Universitas Paramadina yang juga aktif bikin kegiatan @pengajarmuda
2. Andrew Darwis, pendiri dan Chief Technology Officer Kaskus Network
3. Iman Brotoseno, seorang blogger & sutradara film
4. Iwan Setyawan, penulis buku 9 Summer 10 Autumm
5. Bambang Pamungkas, atlet TimNas Sepak Bola Indonesia
6. Valencia Meika Randa, ibu indonesia pendiri @Blood4LifeID dan autism concern
7. A Mustofa Bisri atau Gus Mus, seorang kiai, penyair, dan pelukis sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin, Rembang.

Affi menambahkan, lokasi upacara digital bisa dicek di www.id-optimis.org. Venue tepatnya berada di Foursquare di http://bit.ly/proklamasi. Bagi Anda yang berminat ikut, sejak pukul 08.00 WIB lalu sudah dibuka protokoler dan dipersilahkan mengisi buku tamu untuk menyebar semangat. Upacara akan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan acara awal mengheningkan cipta selama satu menit.

Lima menit kemudian akan digelar pembacaan teks Proklamasi secara digital. Lalu 10 menit sesudahnya, masing-masing pembina upacara akan memberikan amanatnya. Upacara digital ini akan ditutup lewat doa kemerdekaan oleh Gus Mus.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.