Upaya Aparat Polisi Capai Kekebalan Komunal di Lingkungan Kampus Riau

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Pekanbaru - Sudah setahun lebih puluhan ribu mahasiswa Universitas Riau (Unri) tidak melakukan pembelajaran tatap muka karena pandemi Covid-19. Perlahan mulai dilakukan secara terbatas setelah Pekanbaru berada pada PPKM level 3.

Hingga akhir tahun ini, Unri berharap pembelajaran tatap muka dilakukan sepenuhnya mengingat imbauan pemerintah untuk hidup berdampingan dengan Covid-19. Salah satu syaratnya adalah vaksin untuk membuat kekebalan komunal atau herd immunity.

Vaksinasi terus digencarkan bekerja sama dengan Polda Riau. Pada Selasa pagi, 14 September 2021, ada 2.400 dosis disalurkan untuk mahasiswa di Balai Sutan Balia Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Satu persatu mahasiswa sudah datang sejak pagi. Mereka duduk mengantre di tenda yang disediakan pihak kampus dan polisi secara berjarak menunggu giliran untuk disuntik.

Panitia meminta surat pendaftaran sebelum masuk dan mengecek apakah yang membawanya sesuai kartu identitas yang dipegang.

Wakil Kepala Polda Riau Brigadir Jenderal Tabana Bangun langsung meninjau proses penyuntikan vaksin Covid-19 bersama Rektor Unri Prof Dr Aras Mulyadi. Bersama pejabat utama Polda Riau dan petinggi kampus, mereka memastikan penyuntikan ini berjalan lancar sesuai protokol kesehatan.

Tabana menjelaskan, vaksinasi merupakan upaya penanggulangan Covid-19. Tidak hanya mahasiswa dan civitas akademika lainnya, warga sekitar juga mendapat jatah vaksin dari Polda Riau ini.

"Herd immunity harus tercapai sehingga pencegahan Covid-19 lebih terprogram," kata Tabana didampingi Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto.

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Terus Menurun

Mahasiswa Universitas Riau melengkapi syarat administrasi agar bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dari Polda Riau. (Liputan6.com/M Syukur)
Mahasiswa Universitas Riau melengkapi syarat administrasi agar bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dari Polda Riau. (Liputan6.com/M Syukur)

Tabana menyampaikan, pembelajaran tatap muka di Unri tidak bisa dilaksanakan sejak tahun lalu. Dengan vaksin ini, belajar nantinya mulai dilakukan walaupun belum bisa maksimal.

Tabana menyampaikan kabar baik kasus konfirmasi harian Covid-19 di Riau yang terus menurun. Data per 13 September 2021, kasus baru di seluruh kabupaten sudah berada di bawah 100.

"Enam hingga tujuh pekan belakangan semakin menurun," jelas Tabana.

Penurunan Covid-19 di Riau ini tak lepas dari kerja sama apik antara instansi pemerintahan dan masyarakat. Harapannya bisa berkelanjutan sehingga pandemi ini segara berakhir hingga aspek kehidupan berjalan seperti biasa lagi.

Sementara itu, Aras Mulyadi menyampaikan vaksinasi massal ini digelar sehari penuh. Dari 2.400 dosis ini, 70 persen peruntukannya untuk mahasiswa, sisanya untuk tenaga pendidik dan warga sekitar.

Sejauh ini, tenaga pendidik di Unri sudah 75 persen mendapatkan vaksin. Sementara dari 35 ribu mahasiswa baru 35 persen yang baru mendapatkan vaksin Covid-19.

Target vaksin hingga 70 persen bagi mahasiswa bakal digenjot kampus hingga akhir tahun. Mahasiswa juga diminta mendaftarkan diri mendapatkan vaksin di daerah ataupun tempat tinggalnya.

"Di kampus juga boleh sehingga capaian vaksin terus meningkat," kata Aras.

Aras menyebut kerja sama vaksinasi massal ini akan terus berlanjut dengan Polda Riau. Beberapa hari ke depan akan ada vaksin susulan sehingga mahasiswa diminta mendaftarkan diri.

"Kepada peserta vaksin diharap tetap menjaga protokol kesehatan sehingga ini berjalan dengan baik," ucap Aras.

Simak video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel