Upaya Jadikan Surabaya Zona Hijau Covid-19 dengan Mobil Masker

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Polrestabes Surabaya meluncurkan dua mobil masker keliling sebagai inovasi baru dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 dan upaya menuju zona hijau dari pandemi Covid-19.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan menuturkan, inovasi yang diluncurkan itu untuk menjaga masyarakat Surabaya agar tetap taat protokol kesehatan dalam menyongsong PPKM level 2.

Mobil masker keliling ini, lanjut Yusep, juga dilengkapi dengan ribuan logistik pendukung protokol kesehatan dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Mobil masker keliling ini diawaki oleh sejumlah anggota dari Polrestabes Surabaya yang bertugas membagikan masker kepada masyarakat," ucapnya, Sabtu (4/9/2021).

Yusep menyampaikan, dalam mobilitas mobil masker keliling ini, nantinya akan berjalan beriringan dengan mobil gerai vaksin keliling.

"Keduanya bergerak bersama-sama untuk mengingatkan masyarakat menjaga protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi," tuturnya.

Dengan diluncurkannya dua mobil masker keliling tersebut, Yusep berharap di saat Surabaya sudah menjadi level 3 atau zona kuning dalam penanganan Covid-19 ini, masyarakat diharapkan tidak boleh lengah. Sebab, dalam beberapa waktu mendatang Kota Surabaya menargetkan menjadi level 2.

“Kita di level 3, zona kuning di Kota Surabaya ini, kita bisa menjaga kesehatan masyarakat. Sehingga kita dapat meningkat kepada level 2,” kata Yusep.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Jaga Prokes Ketat

Dalam upaya meraih level 2 dalam penanganan Covid-19, Polrestabes Surabaya akan bersama Pemkot Surabaya untuk melakukan testing, tracing dan treatment untuk memastikan tidak adanya penularan dan penyebaran virus corona.

“Kita akan menjaga kesehatan warga Kota Surabaya, mohon partisipasi dari semua pihak, khususnya masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan secara ketat,” ucap Yusep.

Yusep menegaskan, saat ini penyekatan-penyekatan jalan di Surabaya sudah mulai longgarkan dengan harapan kembali membuat roda perekonomian kembali pulih.

“Dengan adanya kelonggaran ini kami berharap semua masyarakat harus menjaga dan memanfaat dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel