Upaya Pemenuhan Stok Darah di Tengah Pandemi COVID-19

Bayu Nugraha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Perempuan Jenggala menggelar kegiatan donor darah reguler dan pengambilan sampel donor plasma konvalesen, di Gallery Pondok Indah Golf.

Ketua Umum Perempuan Jenggala Vicky W Kartiwa mengatakan, donor darah diadakan sebagai upaya membantu PMI mendapatkan pendonor darah karena jumlah kantong darah yang saat ini berkurang drastis.

Selama hampir setahun pandemi COVID-19, PMI mengalami penurunan stok darah sangat siginifikan akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan darah dengan pendonor darah.

Donor darah digelar dengan tema 'Pahlawan di Tengah Pandemi' sebagai pesan untuk menjadi bisa menjadi penolong sesama di tengah masa sulit saat ini. Dengan melakukan donor darah, berarti misi membantu sesama sebagai pahlawan kemanusiaan.

“Kami kerjakan ini bisa memberikan dampak positif untuk banyak orang. Kami sadar bahwa saat ini yang dibutuhkan Indonesia adalah bahu membahu agar bisa bangkit bersama. Kita diminta untuk mengedepankan empati, peka terhadap sesama serta menggalang bantuan untuk banyak orang yang membutuhkan," kata Vicky dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Februari 2021.

Selain donor darah reguler untuk meningkatkan stok darah, juga dilakukan pengecekan sempel darah pendonor plasma konvalesen karena sangat langka didapatkan.

Wakil Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Sub Bidang Supportif dan Terapi Plasma Konvalesen, dr Linda Lukitari menambahkan, donor plasma konvalesen adalah terapi yang dilakukan dengan memberikan plasma atau bagian darah mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh kepada pasien yang sakit.

Metode terapi plasma konvalesen dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh pada orang-orang yang positif virus COVID-19. Selain itu, terapi ini sangat dibutuhkan mengingat jumlah pasien yang terinfeksi COVID-19 terus meningkat.

“Meningkatnya kasus COVID-19 membuat tenaga kesehatan mencari-cari pengobatan yang tepat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh virus ini, plasma konvalesen menjadi pilihan," jelasnya.

Meski plasma konvalesen telah menjadi pilihan, namun informasi ini belum disebarkan secara masif terutama bagi mereka penyintas COVID-19.

Sementara itu, Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam Effendi mengaku banyak berterimakasih kepada semua pihak yang terus berjuang untuk kemanusiaan. Dia mengatakan setiap calon pendonor, telah melalui tahapan skrining oleh petugas PMI.

"Dari acara yang digelar PMI dan Perempuan Jenggala ada sebanyak 101 kantong darah reguler dan 13 pendenor konvalesen," katanya.

Baca juga: Saleh Husin Ajak Warga Donor Darah Bantu Pasien COVID-19