Upaya Pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi Cegah Penyebaran COVID-19

·Bacaan 1 menit

VIVAPasar Induk Tanah Tinggi (PITT) dan Pasar Paskomnas siap mendukung Presiden Joko Widodo dalam menjalankan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di lingkungan pasar. Selain itu para pedagang pasar juga siap melaksanakan penegakan protokol kesehatan dalam rangka memerangi penyebaran COVID-19.

Direktur Operasional Pasar Induk Tanah Tinggi (PITT) dan Pasar Paskomnas, Agus Hermawan menyatakan sebenarnya, bahkan sebelum presiden mengeluarkan kebijakan perpanjangan PPKM level 4, pihaknya terus menegakkan protokol kesehatan (prokes) dan pencegahan COVID-19 di area pasar.

“Selama ini semua pelaku usaha maupun pengelola pasar di sini harus menjalankan dan menegakkan prokes secara benar dan kami selalu pengelola harus bersikap tegas dalam menegakkan dan menjalankan aturan tersebut,” kata Agus.

Dikatakan, pihak pengelola pasar yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang tersebut selalu melakukan sterilisasi kawasan serta lingkungan di sekitar pasar.

Selain itu, tambah Agus, pihaknya juga berkomitmen bahwa setiap pedagang, petugas pengelola dan pengunjung yang akan memasuki area Pasar Induk Tanah Tinggi dan Paskomnas wajib memakai masker.

“Semua wajib pakai masker. Semua pedagang makanan/minuman, juru masak dan karyawan/karyawatinya wajib pakai masker (terutama yang sedang mengantar makanan/minuman).
Dikatakan pihaknya juga selalu melakukan sosialisasi penegakkan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19 secara terus menerus. Setiap hari kami mengumumkan melalui pengeras suara secara rutin dan berkeliling menggunakan pengeras suara portabel di lingkungan pasar,” katanya.

Oski, pedagang sayur di Pasar Induk Tanah Tinggi menyatakan mendukung penuh usaha pengelola dalam menerapkan aturan prokes. "Hampir setiap hari kami diingatkan untuk menggunakan masker dan tidak berkerumun," katanya.

Hal senada disampaikan Tomi Kaban, pedagang jeruk di sana. Pengusaha ini mengaku pengelola Pasar Induk Tanah Tinggi selalu meminta para pedagang untuk mematuhi prokes dan menyosialisasikan bahaya virus Corona. "Para pedagang juga diimbau untuk tidak menimbulkan kerumunan dan selalu menjaga protokol kesehatan," ujar sang penjual buah.

Baca juga:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel