Upaya Risma Lancarkan Pengiriman Sembako di Indonesia Timur

Lis Yuliawati, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku berhari-hari berpikir keras bagaimana caranya distribusi barang kebutuhan pokok di Indonesia Timur lebih efisien dari biasanya. Dengan distribusi yang lancar, harga barang tentu lebih mudah dijangkau masyarakat di sana. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat Indonesia Timur bisa segera terwujud.

“Saat ini saya sedang memikirkan untuk bagaimana saudara-saudara kita di Indonesia Timur, Papua, NTT, Maluku, dan Ambon, mereka bisa mendapatkan harga yang mungkin tidak terlalu jauh berbeda dengan di Jawa,” kata Risma usai menghadiri acara penyaluran donasi Rp1,6 miliar dari aplikasi Super melalui Kemensos di kantor Super di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 13 Februari 2021.

Risma menuturkan, distribusi sembako di Indonesia Timur tidak semudah seperti di Jawa. Di sana, kata dia, karena kondisi alam, jalur yang menghubungkan antara satu daerah dengan daerah lainnya tidak mudah. Bahkan, antara satu kampung dengan kampung lainnya saja tidak ada akses jalan. “Tahu yang namanya Asmat (Papua), itu tidak ada dihubungkan dengan jalan,” ujarnya.

Risma mengaku menemukan salah satu cara untuk mengatasi itu ialah dengan mengoptimalisasikan penggunaan teknologi informasi, seperti yang dilakukan oleh aplikasi Super. “Sebetulnya saya malah enggak tahu kalau mereka (Super) buat aplikasi untuk sembako. Yang saya tahu mereka menyumbang, seperti masker dan sanitizer. Kebetulan saya dari Demak dan pulang ke Surabaya sekalian datang ke sini, untuk terima bantuan. Tapi ternyata tadi saya mendengarkan bahwa aplikasi Super juga bergerak di distribusi sembako,” ujarnya.

Risma berharap, aplikasi Super ke depan tidak hanya konsentrasi pada pemesanan sembako. Namun juga memikirkan soal cara pendistribusiannya, termasuk ke Indonesia Timur. Begitu sudah siap, mantan Wali Kota Surabaya itu akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengenalkan teknologi tersebut ke warga Indonesia Timur. “Nanti ke sana saya cuma tinggal ngajari saja bagaimana cara buatnya,” ujarnya.

Super adalah perusahaan startup yang bergerak di bidang consumer tech yang bisa diunduh melalui telepon pintar. Aplikasi Super berkembang dengan sangat pesat dengan program unggulannya Super Agen, yakni program yang memberdayakan masyarakat di daerah menjadi wirausahawan dengan cara berjualan sembako dan barang kebutuhan pokok di tengah komunitasnya.

Kantor yang didatangi Risma adalah kantor baru Super di Surabaya. Pada peresmian kantor tersebut juga dilakukan penyaluran donasi Rp1,6 miliar kepada para korban bencana melalui Kemensos.

Donasi diserahkan secara simbolis oleh Head of Business Development Aplikasi Super, Angeline Wu. “Kami berharap dengan adanya donasi semacam ini bisa memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Super ada untuk masyarakat Indonesia,” kata Angeline.