Urai Kemacetan, ASDP Tambah Kapal Lintas Merak-Bakauheni jadi 40 Unit

Merdeka.com - Merdeka.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyampaikan permintaan maaf atas antrian panjang kendaraan menuju Pelabuhan Merak pada Kamis (28/4) kemarin. Diketahui, antrean kendaraan pemudik yang akan menuju Pulau Sumatera mengular hingga ke dalam jalan tol di Merak. ASDP berjanji insiden tersebut tidak akan terulang lagi. Ini dengan memperkuat koordinasi bersama pelaku kepentingan terkait.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jasa yang mengalami antrian lama saat menuju pelabuhan maupun saat akan naik kapal. Kami terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, dan juga terus meningkatkan layanan," ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin dalam keterangannya, Jumat (29/4).

Adapun antisipasi yang dilakukan, antara lain melakukan penambahan kapal di lintas Merak - Bakauheni dari 29 menjadi 40 unit kapal, penambahan trip, pengoperasian kapal berukuran diatas 10.000 GRT, percepatan waktu bongkar muat (port time) dan juga pengoperasian dermaga 1 Merak pascaperbaikan yang dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi penyeberangan.

Shelvy menjelaskan, antrian kendaraan sendiri disebabkan lonjakan arus kendaraan dan penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni sejak H-9 Lebaran. Khususnya mobil pribadi dan truk logistik.

"Volume kendaraan yang cukup tinggi dan datang dalam waktu bersamaan di malam hari berdampak pada antrian kendaraan di pelabuhan yang akan naik ke kapal," imbuhnya.

ASDP pun mengimbau kepada seluruh pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan mudik dengan kapal ferry, terutama di lintas Merak - Bakauheni agar mengatur waktu perjalanan dan melakukan reservasi tiket secara mandiri melalui aplikasi Ferizy dan Sales Channel resmi Ferizy yaitu Gerai Alfamart dan/ Agen BRILink.

"Mohon atur perjalanan sedini mungkin untuk hindari antrian di pelabuhan. Untuk pengguna layanan eksekutif Merak-Bakauheni pastikan Anda tiba di pelabuhan sesuai jam masuk pelabuhan yang dipilih mengingat kuota terbatas. Adapun waktu check ini di pelabuhan 3 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan," ujar Shelvy.

Selain itu, pengguna jasa agar tetap menjaga stamina kesehatan baik pengemudi maupun kendaraan, patuhi protokol kesehatan dimanapun berada, dan tetap mewaspadai potensi cuaca buruk. Kerjasama dan kesadaran seluruh pengguna jasa dan petugas di lapangan sangat penting, agar perjalanan arus mudik maupun balik dengan kapal ferry, tetap berjalan lancar, aman, dan selamat.

"Kami juga mohon pengertian pengguna jasa, agar tetap bersabar dan disiplin dalam mengatur waktu perjalanan karena menjelang puncak arus mudik, volume pemudik dan kendaraan terus meningkat khususnya pada malam hingga dini hari sehingga berdampak pada antrian saat akan menuju ke kapal," tutupnya.

Cerita Pemudik Antre 3 Jam 'cuma' untuk Memasuki Area Pelabuhan Merak

Sebelumnya, Pemudik yang ingin memasuki area Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, antri hingga mencapai tiga jam. Antrian kendaraan roda empat yang akan masuk ke Pelabuhan Merak terjadi hingga kilometer 97 Tol Tangerang Merak.

Qhori seorang pemudik dari Jakarta yang akan menuju Lampung mengaku mengantri hingga tiga jam untuk memasuki area pelabuhan merak dari gerbang keluar tol Merak di Km 98.

"Dari pas mau keluar tol Merak, sampai sini (area parkir Dermaga Eksekutif Merak),"ujarnya.

Qhori mengungkapkan dirinya dua jam perjalanan dari Jakarta sampai terkena antrean saat akan keluar gerbang tol Merak. [ags]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel