Urban Growth Sao Paolo Brazil

Ghiboo.com - Nama kota Sao Paolo diambil sebagai penghormatan kepada Santo Paulus, kota ini mencatatkan rekor pertumbuhan ekonomi yang begitu pesat.


Menjadi daerah tujuan wisata bisnis dan wisata belanja, mari kita intip salah satu kota metropolitan terbesar di dunia.


Kota ini penuh dengan gedung pencakar langit, layaknya Anda berada di Jakarta, kota ini memang menyuguhkan wisata belanja dan meeting point untuk berbisnis.


Didukung dengan fasilitas yang baik, wilayah metropolitan terbesar ketujuh di dunia ini menyedot perhatian wisatawan.


Sisi kesenian dan sejarah tidak dilupakan begitu saja, di sini banyak pula terdapat museum yang meninggalkan jejak sejarah negara Brazil. Museum Pinacoteca do Estado adalah salah satu museum kesenian yang ada. Gedung Teatro Municipal, tempat berlangsungnya pertunjukkan seni, Museum sepak bola, hingga Rua Oscar Freire Street di Jardins district yang ditetapkan sebagai The 8th Most Luxurious Street In The World.


Butik mode kelas atas terus berkembang di jalan Rua Oscar Freire. Berkat perekonomian yang terus berkembang, jalan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan serta menjadi kawasan mode di Sao Paulo. Tidak lepas hal ini karena peranan Sao Paulo Fashion Week yang digelar sejak tahun 1996 yang dulu lebih dikenal dengan sebutan Morumbi Fashion Brazil.


Model kenamaan juga dilahirkan di sini, wajah-wajah anyar seperti Gisele Bundchen, Isabeli Fontana, Ana Claudia Michels. Helatan ini menjadi penting di kawasan Amerika Latin selain menjadi sentral mode juga menjadi ajang charity untuk mengatasi kelaparan, penyakit kanker, dan HIV AIDS.(ghe)


(AMICA September 2012)










Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.