Usai Boikot Prancis, Erdogan Tolak Salaman dengan Macron, Cek Faktanya

Aries Setiawan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Akun Facebook bernama Fadillah Miftha memposting tulisan disertai dengan gambar di grup Facebook bernama JS Grup. Postingan yang pertama kali tersebar pada 05 November 2020 pukul 21.31, mendapatkan likes sebanyak 352, 44 komentar dan dibagikan 41 kali.

Dalam narasinya mengatakan bahwa Presiden Erdogan menolak bersalaman dengan Presiden Macron di suatu forum sebagai aksi lanjutan setelah pemboikotan produk Prancis oleh Turki beberapa waktu lalu. Dalam postingannya yang disertai foto, menunjukkan Presiden Erdogan seolah-olah memalingkan muka saat Presiden Macron mengajaknya bersalaman.

Penjelasan

Setelah dilakukan penelusuran, dilansir turnbackhoax.id, gambar menggunakan TinEye didapatkan bahwa foto tersebut pertama kali diupload oleh Ludovic Marin yakni seorang fotografer agensi berita Agence France-Presse (AFP) melalui website www.gettyimages.com pada tahun 2018.

Penjelasan lebih lanjut melalui deskripsi menyatakan postingan foto Presiden Macron yang mengajak bersalaman Presiden Erdogan diambil di markas besar PBB di New York, AS saat momen perhelatan Sidang PBB Tahunan (General Assembly of the United Nations) pada tanggal 25 September 2018.

Akun Ludovic memiliki koleksi foto lain yang menunjukkan Presiden Erdogan dan Presiden Macron melakukan jabat tangan di tempat dan momen perhelatan yang sama.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran foto dapat disimpulkan bahwa klaim Presiden Erdogan menolak bersalaman dengan Presiden Macron sebagai aksi lanjut setelah pemboikotan adalah hoax dan termasuk kategori False Context.