Usai bunuh Imam, pelaku tarik uang Rp 10 juta milik korban

MERDEKA.COM. Pelaku berinisial D yang diduga membunuh Imam Assyafii (31) ditangkap aparat Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sebelum korban dibunuh, pelaku diduga menarik sejumlah uang dari kartu ATM yang dimiliki korban.

"D pada suatu tempat mencairkan uang di sebuah ATM milik korban yang diduga sudah minta pin kepada korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/3).

Rikwanto mengatakan, sebagian uang yang diambil pelaku digunakan untuk membeli barang. "Sebagian lagi ada uang tunai. Jumlahnya Rp 10 juta dengan empat kali penarikan," terangnya.

Sebelumnya, sesosok mayat laki-laki ditemukan telah terbujur kaku di dalam bagasi mobil Suzuki Grand Vitara berwarna hitam nopol B 531 EV.  Mayat pria nahas tersebut ditemukan di parkiran terminal 1C, Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (19/3) sekitar pukul 01.00 WIB.

Diketahui korban bernama Imam Assyafii (31) alamat di Rawalumbu Kota Bekasi. Belum 1x24 jam, pelaku yang diduga membunuh Imam pun telah dibekuk petugas pada Selasa (19/3) malam di daerah Kuningan, Jawa Barat.

Baca juga:
5 Modus menghilangkan jejak pembunuhan keji
Polisi selidiki rekaman pembicaraan Imam dengan pelaku
Ditemukan tewas di bagasi, Imam diduga dibunuh rekan bisnis

Topik Pilihan:
MitosAnas Urbaningrum | Soeharto | pemerkosaan | pencabulan

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.