Usai Denpasar, Luhut Targetkan Pembangunan Pengolahan Sampah Terpadu di Daerah Lain

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menargetkan penambahan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar, Bali. Harapannya ibu kota Provinsi Bali tersebut jadi semakin bersih.

"Nanti kita bikin ada tiga seperti ini di Denpasar. Itu akan menghabiskan 1.020 ton per hari sampahnya. Jadi hampir semua bisa disedot sampahnya. Kita lihat, akan bisa beroperasi Minggu ke dua Oktober 2022 atau paling lambat Minggu ketiga Oktober. Ini saya pikir membuat kota ini menjadi bersih," kata Luhut, Rabu (31/8).

Selain itu, Luhut menyebutkan pemerintah akan membuat 52 lagi TPST di seluruh Indonesia. Ditargetkan dua tahun ke depan bisa terwujud.

Menurutnya, mesin pengelolaan sampah di Denpasar akan diimpor dari China, dan untuk 52 TPST selanjutnya mesinnya akan dibuat di Solo, Jawa Tengah.

"Seperti ini, kita akan buat ada 52 lagi titik di Indonesia selama dua tahun ke depan. Kalau bisa lebih cepat, tahap pertama terus terang mesinnya kita masih impor tapi yang ke-52 itu lagi kita bikin copy, kita bikin di sini. Jadi nanti kita bikin di Jawa Tengah, Solo, pabrik ini. Sehingga nanti lokal konten lagi. Kalau ini terjadi, (Denpasar) semakin bersih. Indonesia semakin bersih dan sampah masuk ke laut semakin kurang," ujarnya.

Terkait pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) KTT G20 di Bali, Luhut mengatakan sudah ada dampak positif, yaitu tingkat keterisian hotel meningkat dan penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, sudah mencapai 85 persen.

"Saya kira sudah bagus, hotel penuh semua, dan airport kemarin saya cek sudah 85 persen. Jadi sudah sangat baik. Jadi nanti pertemuan-pertemuan (yang sudah berlangsung) dipuji, dia bilang extremely good, semuanya happy dan saya pikir aura Bali hebat ini," bebernya.

Luhut berharap kegiatan KTT G20 berjalan baik dan tidak ada kendala. "Kita doakan semua supaya ini berlangsung dengan baik. Dan yang lain-lain saya lihat tidak ada hal yang aneh-aneh. Baik-baik semua," ujarnya. [cob]