Usai Diperiksa Polisi, Rachel Vennya Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Selebgram Rachel Vennya, bersama kekasihnya Salim Nauderer, dan manajernya Maulida Khairunnisa telah rampung menjalani pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran karantina kesehatan di Polda Metro Jaya, Kamis malam (21/10/2021).

Selama hampir sembilan jam, Rachel Vennya cs dicecar pelbagai pertanyaan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Usai pemeriksaan, Rachel Vennya menyampaikan pemohonan maaf kepada publik atas kesalahannya yang meresahkan masyarakat.

"Saya, Maulida dan Salim ingin menyampaikan minta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kesalahan dan kekhilafan kami dan meresahkan masyarakat," katanya di Polda Metro Jaya, Kamis malam.

Rachel mengaku siap mengikuti semua proses hukum atas kasus yang menyandungnya.

"Kami sekarang akan menjalani proses hukum yang berlaku. Terimakasih, mohon doanya," ujar dia.

Dicecar 35 Pertanyaan

Selebgram Rachel Vennya (kiri) saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021). Rachel memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait kasus dugaan kaburnya dari tempat karantina usai pulang dari luar negeri. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Selebgram Rachel Vennya (kiri) saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021). Rachel memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait kasus dugaan kaburnya dari tempat karantina usai pulang dari luar negeri. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sementara itu, penasihat hukum Rachel Vennya, Indra Raharja mengungkapkan, ada 35 butir pertanyaan yang diajukan penyidik kepada kliennya.

Adapun, materi yang ditanyakan seputar kronologis dan hal-hal yang diketahui, alami, dan disaksikanya sendiri.

"Tadi paralelel pemeriksaan mbak Rachel ada sekitar 35 pertanyaan," ucap dia.

Indra menyatakan, kliennya berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara cepat. Dalam kesempatan itu, Indra juga mengapresiasi pihak kepolisian.

"Kepolisian sangat profesional dalam melakukan penyelidikan ini," tandas dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel