Usai Lari 10 Kilometer 12 Prajurit Kostrad TNI Dorong Anoa

·Bacaan 2 menit

VIVA – Menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat adalah cita-cita sebagian besar rakyat Indonesia.

Namun, tidaklah mudah bagi seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang baru lulus pendidikan untuk masuk dan bergabung dalam sebuah satuan TNI Angkatan Darat.

Seperti halnya yang dialami oleh 12 Prajurit TNI Angkatan Darat yang ingin bergabung dalam satuan Kompi Kavaleri (Kikav) 8/KSC/2 Kostrad ini.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Penkostrad, Selasa, 31 Agustus 2021, satuan Kavaleri yang bermarkas di Malang itu telah melakukan upacara penyambutan warga baru.

Sebanyak 12 personel TNI Angkatan Darat yang terdiri dari dua orang Bintara dan 10 orang Tamtama Remaja yang baru bergabung dalam satuan Kavaleri Kostrad TNI Angkatan Darat harus melewati sejumlah tahapan yang harus ditempuh.

Tidak tanggung-tanggung, mereka harus benar-benar membuktikan kepada seluruh seniornya di satuan bahwa secara fisik mereka kuat dan ulet dalam menyikapi berbagai persoalan yang kemungkinan akan mereka hadapi ketika ditugaskan ke lapangan nanti.

Mereka harus berlari sejauh 10 kilomter dengan memanggul ransel yang sudah terisi peralatan dan mengenakan helm tempur. Tidak hanya itu, 12 personel TNI Angkatan Darat itu juga harus mendorong Kendaraan Tempur (Ranpur) jenis Anoa yang menjadi salah satu Ranpur andalan TNI Angkatan Darat.

Iya, setiap prajurit pendatang atau yang lazim disebut warga baru Kikav 8/KSC/2 Kostrad harus mendorong Ranpur Anoa yang sengaja dimatikan hingga ke dalam lapangan sebelum disambut oleh Komandan Satuan dan seluruh prajurit Kavaleri Kostrad TNI Angkatan Darat.

Komandan Kompi Lettu Kav Sufiadi menyatakan, acara penerimaan warga baru di satuan Kavaleri Kostrad itu dilakukan sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan rasa kebanggan, kecintaan, terbentuknya disiplin dan jiwa korsa antar-prajurit.

Dalam tradisi penyambutan warga baru itu juga, kata Lettu Kav Sufiadi, seluruh prajurit TNI Angkatan Darat yang baru bergabung diberikan pemahaman tentang sejarah terbentuknya Satuan Kikav 8/KSC/2 Kostrad.

"Adapun rangkaian tradisi bagi warga baru, diawali dengan tradisi penjemputan, melaksanakan lari sejauh 10km, mendorong ranpur Anoa dan melaksanakan HR (Halang Rintang) Ranpur," kata Komandan Kompi Kikav 8/KSC/2 Kostrad, Lettu Sufiadi.

"Setelah kegiatan itu, Bintara dan Tamtama Remaja baru akan di gembleng melalui orientasi satuan dalam rangka mengenalkan lingkungan dan segala tradisi yang berlaku di satuan," tambahnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel