Usai Lebaran, ASN di Tangerang Raya Belum Sepenuhnya WFO

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang menerapkan kebijakan work from home (WFH) terhadap sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN). Bupati Tangerang, A Zaki Iskandar mengungkapkan kebijakan WFH tersebut diberikan kepada ASN yang masih mudik, berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mengatur tentang penyesuaian sistem kerja ASN selama masa arus balik Lebaran 1443 Hijriah.

"Soal WFH bagi pegawai yang masih mudik kita berikan sesuai instruksi yang ada. Tapi ada beberapa yang tetap harus WFO (Work From Office), yakni sektor pelayanan," kata Zaki Iskandar, Selasa (10/5).

Dia menyebutkan, sektor kritikal pada pelayanan publik yang mesti menjadi prioritas di antaranya kesehatan, kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, kantor perizinan, dan Satpol PP. Degan kuota WFH pegawai sebanyak 50 persen.

"Kita bagi 50 persen WFO dan 50 persen WFH. Tapi bagi ASN dan pegawai yang sudah hadir hari ini, wajib masuk (kerja) dan melayani, serta menjalankan tugasnya," tuturnya.

Sementara Pemerintah Kota Tangerang Selatan menerapkan kebijakan WFO sebesar 75 persen bagi seluruh ASN. Hal itu sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Wali Kota.

"Mendagri minta WFH, cuma saya sudah membuat aturan soal itu 75 persen (WFO) dan kritikal itu 100 persen dan kita menindaklanjuti Inmendagri, di luar itu ASN boleh cuti tahunan, cuti bersama dan lainnya," jelas Wali Kota Benyamin Davnie. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel