Usai Libur Tahun Baru, Jangan Lupa Cek Kondisi Mobilnya

Pius Yosep Mali
·Bacaan 2 menit

VIVA –Bagi Anda yang sempat memanfaatkan momen libur tahun baru untuk bepergian keluar kota memakai mobil, tak ada salahnya untuk memeriksa kembali kondisi kendaraan.

Ya, cuti bersama tahun baru sudah selesai. Masyarakat mulai beraktivitas, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, serta memperhatikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan. Jadi, tak ada salahnya jika melakukan pengecekan mobil.

Pemeriksaan kondisi kendaaran usai liburan, bisa dilakukan sendiri oleh para pemiliknya, atau memakai jasa bengkel resmi maupun langganan yang biasa diandalkan untuk perawatan mobil.

Tips otomotif yang dikutip dari siaran pers Auto2000, Senin 4 Januari 2020, ketika dipakai berlibur, mobil biasanya menempuh perjalanan cukup panjang dan melelahkan. Apalagi jika kondisi jalur yang dilalui merupakan titik rawan macet.

Paling pertama usai dipakai berlibur, cek kondisi ban mobil mulai dari telapak dan dinding ban, serta bibir velg mobil. Jika ada kondisi mencurigakan atau terasa tak normal, segera bawa ke bengkel untuk pengecekan lebih lanjut. Jangan lupa juga untuk memeriksa ban cadangan.

Saat dipakai berlibur, mesin biasanya beroperasi dalam kondisi yang berat karena membawa banyak muatan dalam perjalanan panjang, serta kondisi jalanan macet. Oleh karena itu, pastikan volume oli mesin sesuai takaran, dan warnanya jangan sampai berubah menjadi keruh, hitam pekat, atau seperti tercampur air.

Selanjutnya, periksa juga bagian kolong mobil. Perhatikan kondisi shock absorber dan pastikan bebas dari kebocoran, serta cek pula karet-karet penyangga di sekitarnya, karena perjalanan jauh dan beban yang dibawa berpotensi membuatnya getas dan robek.

Waspadai juga kebocoran dengan melihat kondisi selang rem. Ini penting, mengingat rem punya peran utama untuk keamanan pengemudi dan penumpang di mobil saat berkendara. Pengecekan bisa dengan melihat langsung kondisi kampas rem untuk model cakram. Sementara untuk mode teromol, waspadai kebocoran dengan memperhatikan dinding sekitar komponennya.

Usai berlibur, pemantauan kondisi mobil bisa dilakukan melalui panel instrumen. Jika ada lampu ada sensor yang menyala, bisa dipastikan ada masalah pada komponen terkait. Baca buku petunjuk manual untuk mendapatkan informasi, atau bisa hubungi bengkel tempat perawatan mobil.

Jika semua dalam kondisi normal, maka lakukan perawatan mobil ringan dengan cara mengecek cairan di area ruang mesin. Mulai dari cairan radiator, air aki (jika memakai aki basah), minyak rem dan power steering, sampai dengan air wiper.