Usai Membunuh 2 Orang, Begini Penyesalan dan Pemintaan Maaf Juan

Daurina Lestari, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Juana alias Juan, tersangka pembunuhan sadis terhadap dua pria hanya bisa pasrah mengakui segala perbuatannya. Aksi keji Juan terungkap setelah warga dan polisi menemukan sesosok jasad pria terkubur di dalam lantai kamar kontrakan di Sawangan, Depok pada Rabu malam, 18 November 2020.

Setelah diusut, pria nahas itu ternyata adalah Dedi, yang tak lain kakaknya sendiri. Berbekal keterangan saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi akhirnya berhasil meringkus Juan di tempat persembunyiannya di kawasan Gunung Pongkor, Bogor pada Kamis 19 November 2020.

Dari interogasi, ditemukan fakta mencengangkan. Korbannya bukan cuma Dedi, tapi ada satu pria lagi yang diketahui berinisial Dn alias Sr. Korban yang jasadnya ditemukan di hutan Gunung Pongkor kemarin itu ternyata dibunuh pada Agustus 2020.

“Saya meminta maaf kepada keluarga korban, selama ini saya sudah berbohong, selama ini saya sudah menutupinya,” kata Juan saat di Polres Metro Depok pada Jumat 20 November 2020.

Baca juga: Ma'ruf Amin Bersedia Bertemu Habib Rizieq Demi Bangsa dan Negara

Dengan penuh rasa bersalah, pemuda ini juga menyampaikan penyesalannya pada seluruh pihak yang telah dirugikan. “Saya hanya bisa meminta maaf yang sebesar besarnya kepada semuanya,” tuturnya.

Bahkan, Juan juga merasa ulahnya itu telah membuat kampung halamannya tercoreng. “Kepada nama daerah Bogor, kepada nama kampung saya, terutama kepada keluarga saya, maaf sudah mengecewakan semua. Saya meminta maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.

Kemudian, Juan juga menyampaikan permohonan maaf pada calon istri yang direncanakan dinikahinya empat bulan lagi. “Kepada calon istri dan keluarganya, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya,” kata dia.

Ia pun berjanji siap bertanggung jawab atas segala perbuatan kejinya itu. “Mungkin ini sudah jalannya saya harus bertanggung jawab atas semua yang telah saya lakukan. Saya akan menerima apa pun keputusan hukum, saya akan menjalaninya,” paparnya.

Juan mengaku, selama ini ia merasa terbebani. “Saya merasa terbebani karena saya telah melakukan kesalahan yang besar, dan saya sudah berbohong kepada semua orang dan saya sangat menyesal dengan semua ini,” tuturnya.