Usai menggeledah, KPK gelandang 2 karyawati penyuap Bupati

MERDEKA.COM. Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa dua karyawati dari kantor pengusaha Surung Panjaitan, tersangka kasus penyuapan Bupati Madina, Hidayat Batubara di Jalan Bima Sakti, Medan, Kamis (16/5) petang.

Identitas perempuan yang diamankan belum diketahui. Mereka dibawa setelah KPK melakukan penggeledahan di kantor itu sekitar pukul 17.45 WIB.

"Keduanya karyawan kantor ini. Saya tidak tahu namanya, bukan orang sini. Sepertinya mereka sempat ditanyai tadi di dalam," kata Karim, kepala lingkungan setempat yang mendampingi penggeledahan.

Wajah perempuan yang diamankan tidak terlihat jelas. Mereka ditutupi petugas KPK dan dibawa dengan cepat memasuki mobil yang dibawa petugas KPK.

Berdasarkan pantauan, perempuan yang di depan mengenakan kemeja hitam sedangkan yang di belakang mengenakan kemeja putih bergaris vertikal merah dan rok hitam.

Selain kedua perempuan itu, petugas KPK juga membawa sejumlah berkas yang dimasukkan dalam kardus. Selain itu terlihat mereka membawa satu travel bag besar warna ungu muda dan 1 unit printer.

Petugas KPK tidak mau berkomentar soal penggeledahan ini. "Sama Pak Johan saja," kata salah seorang di antara mereka.

Rumah yang dijadikan kantor milik Surung Panjaitan ini digeledah mulai sekitar pukul 14.00 WIB. Penggeledahan ini diduga terkait dengan kasus suap proyek yang didanai anggaran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

Dalam kasus ini, KPK menangkap Bupati Madina Hidayat Batubara, Plt Kadis PU Madina Khairil Anwar Daulay, dan seorang pengusaha Surung Panjaitan. KPK juga sudah menyita uang sebanyak Rp 1 miliar sebagai barang bukti penyuapan.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.