Usai Nyoblos di Delaware, Capres AS Joe Biden Ajak Kubu Republik Tingkatkan Obamacare

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Calon presiden Amerika Serikat (AS) yang diusung Partai Demokrat, Joe Biden telah memberikan suaranya dalam pemungutan suara awal di negara bagian asalnya, Delaware, pada Rabu 28 Oktober waktu setempat.

Usai memberikan suara, Joe Biden menyatakan siap bekerja sama dengan kubu Partai Republik dalam meningkatkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA) untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada warga Amerika.

"Kami baru saja memilih," kata Joe Biden sambil memegang tangan istrinya, Jill Biden, ketika pasangan itu keluar dari Gedung Kantor Negara Bagian Carvel di kampung halamannya, Wilmington, Delaware, seperti dilansir Xinhua, Kamis (29/10/2020).

Mengenai ACA, yang juga dikenal sebagai Obamacare, mantan wakil presiden AS itu mengatakan, "Saya memiliki proposal yang berkaitan dengan bagaimana kita dapat meningkatkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau hingga lebih dari sebelumnya, apa yang Barack (Obama) dan saya sebelumnya ingin lakukan untuk menambahkan opsi publik, memungkinkan warga tetap memiliki asuransi pribadi, jika memang itu yang mereka inginkan, dan menjadikannya lebih terjangkau untuk mengambil paket yang lebih baik."

75 Juta Suara Telah Terkumpul

Presiden Donald Trump bersama ibu negara Melania Trump berdiri di atas panggung setelah debat presiden pertama dengan calon presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden Case Western University dan Cleveland Clinic, di Cleveland, Ohio, Selasa, 29 September 2020. (AP Photo/Julio Cort
Presiden Donald Trump bersama ibu negara Melania Trump berdiri di atas panggung setelah debat presiden pertama dengan calon presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden Case Western University dan Cleveland Clinic, di Cleveland, Ohio, Selasa, 29 September 2020. (AP Photo/Julio Cort

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memberikan suaranya pada Sabtu 24 Oktober di Palm Beach, Florida, negara bagian tempatnya mengubah status kependudukan dari warga New York menjadi warga Florida pada 2019. Dia menyerukan pesan untuk "memilih seorang pria bernama Trump."

Hingga Rabu sore waktu setempat, lebih dari 75 juta suara telah terkumpul, atau lebih dari separuh total suara pada pemilu 2016 lalu, menurut U.S. Election Project, sebuah basis data pelacakan jumlah pemilih.

Di antara surat suara tersebut, lebih dari 25 juta diberikan secara langsung atau datang ke tempat pemungutan suara, sementara hampir 50 juta sisanya dikirim melalui pos.

Infografis COVID-19 Isu Panas Debat Capres Joe Biden Vs Donald Trump

Infografis Covid-19 Isu Panas Debat Capres Joe Biden Vs Donald Trump. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Covid-19 Isu Panas Debat Capres Joe Biden Vs Donald Trump. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan video pilihan di bawah ini: