Usia 83 Tahun Diprioritaskan Berangkat Haji Tahun Ini

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sebanyak 156 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kota Palembang yang berusia diatas 83 tahun akan mendapatkan prioritas utama untuk keberangkatan musim haji tahun ini.

"Data 156 CJH dari 6.300 CJH Sumsel ini diambil dari yang sudah mendaftar tahun 2012 lalu, jadi bagi yang mendaftar tahun ini akan diberangkatkan tahun depan," ujar Saifudin SAg, Kepala Bagian Informasi dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Kementrian Agama Sumatera Selatan, ketika ditemui Tribun Sumsel (Tribunnews.com Network) di ruang kerjanya, Jumat (7/6/2013).

Menurutnya untuk pelunasan biaya haji dibuka mulai 18 hingga 26 Juni 2013. "Diprioritaskannya calon haji yang sudah lanjut usia ini karena dari faktor usia bagi mereka menunaikan rukun Islam kelima ini sudah terbatas. Oleh sebab itu Kemenag memberikan kesempatan utama bagi mereka tanpa harus masuk dalam daftar tunggu, meskipun baru mendaftar," jelas Saifudin.

Nantinya mereka harus didampingi keluarganya saat ke tanah suci nanti. Dan diusahakan yang mendampingi masih berusia muda dan masih kuat serta sehat. Selain itu juga akan didampingi dari panitia petugas haji yang cukup.

Ini tujuan untuk semua yang sudah mendaftar haji bisa berangkat semuanya. Apabila yang usia 83 tahun harus menunggu 5 hingga 10 tahun lagi, maka akan berat kesempatannya ke tanah suci Mekkah tersebut.

"Usia 60 sampai 70 saja sudah banyak yang sakit dan meninggal dunia. Apalagi usia 83 tahun," tutur Saifudin.

CJH diatas usia 83 tahun akan dijadikan satu kloter pemberangkatan. Harapannya mereka dapat menunaikan rukun Islam tersebut dengan khusuk sehingga menjadi haji mabrur.

"Kami bersyukur sambutan mereka sangat gembira dengan kesempatan ini. Untuk sosialisasi kita sudah merilis ke berbagai KBIH, media massa dan bagi yang sudah mendaftar sebelumnya akan langsung mengontak dan mendatangi ke kediaman CJH tersebut," kata Saifudin.

Baca Juga:

  • Sudah 10 Persen JCH Sulsel Melunasi BPIH
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.