Usia Video Mesum Kendal Viral, Ibu Kadus Tak Muncul ke Kantor

·Bacaan 2 menit

VIVA – Viralnya sebuah video mesum di Kendal Jawa Tengah membuat kepala dusun Banyutowo, R (29 tahun), tidak tampak di kantornya, sejak Rabu 19 Mei 2021. Hal ini menjadi pertanyaan di lingkungan perangkat desa. Pasalnya, beredar kabar kalau wanita dalam video tersebut diduga adalah dirinya.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Bulak, Zaenal Alimin saat dikonfirmasi VIVA lewat sambungan telepon.

"Senin Selasa itu masih masuk kantor. Tapi sejak Rabu itu tidak masuk kerja. Entah mengapa, mungkin saja terkait isu tersebut. Tapi tadi sempat disapa lewat pesan oleh perangkat desa di sini dan membalas biasa," kata Zaenal.

Mengenai apakah benar yang ada dalam video kepala dusun di desanya, Zaenal mengatakan memang mirip. Tapi nanti pihak yang berwenang lah yang membuktikan.

Hingga saat ini, Zaenal mengaku masih belum tahu ada motif apa sehingga video yang sebenarnya pernah muncul tahun 2019 itu, kembali beredar bahkan viral.

"Tahun 2019 itu beredar di kalangan sini aja. Tapi tidak ada laporan dan kemudian anteng tidak ada gejolak lagi. Tapi kok kemarin tiba-muncul di pemberitaan. Saya juga kaget, wong sudah anteng kok tiba-tiba muncul, saya tidak tahu motifnya apa," ungkapnya.

Yang jelas, lanjutnya, saat kejadian itu keduanya sama-sama masih lajang. "Yang perempuan orang sini kalau yang laki-laki itu infonya orang Gempolsewu. Kalau sekarang yang pria itu kabarnya sudah menikah. Sedang yang perempuan masih lajang belum bersuami," jelasnya.

Seperti diberitakan, sebuah video mesum viral di Kendal Jawa Tengah. Dalam video berdurasi 59 detik tersebut, tampak seorang pria bertato di lengan, seperti membuat video selfie.

Di sampingnya ada perempuan yang kelihatan juga tahu kalau sedang direkam. Keduanya tampak tertawa sambil berpelukan tanpa memakai pakaian.

Diduga wanita dalam video tersebut yang berstatus sebagai kepala dusun Banyutowo, Desa Banyutowo, Kecamatan Rowosari, Kendal. Pihak kepolisian Polres Kendal saat ini sudah bergerak menyelidiki motif dari beredarnya video yang kini viral di media sosial tersebut.

Laporan kontributor tvOne: Teguh Joko Sutrisno/Semarang