Ustaz Maaher di Mata KH. Yusuf Mansur

Syahdan Nurdin, pppadaqu
·Bacaan 1 menit

VIVA – KH. Yusuf Mansur merasa terhormat karena kawasan pemakaman di pesantrennya kembali dipercaya untuk menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi salah satu tokoh agama di Indonesia, yakni almarhum Ustaz Maaher At-Thuwailibi.

Seperti diketahui, Ustaz Maaher menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Tahanan Bareskrim Polri pada Senin (8/2) malam. Menurut kabar yang tersiar, Ustaz Maaher meninggal dunia akibat sakit yang ia derita.

"Tadi malem (keluarga Ustadz Maaher menghubungi KH. Yusuf Mansur) kayak keluarga Syekh Ali dulu, bilang seumpama dimakamin boleh kagak? Saya bilang, ya terbuka sekali," kata KH. Yusuf Mansur menceritakan saat pihak keluarga Ustaz Maaher berkeinginan memakamkan jenazah Ustaz Maaher di Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an.

KH. Yusuf Mansur juga memberikan beberapa alasan terkait pemakaman Ustaz Maaher yang dilakukan di Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an, salah satunya adalah agar setiap orang yang berziarah ke makam Syekh Ali Jaber dapat mendoakan Ustaz Maaher juga. Mengingat, lokasi pemakaman Ustaz Maaher persis di sebelah pusara Syekh Ali Jaber.

Selain itu, kebaikan dari bacaan Al-Qur'an yang setiap hari para santri dawamkan diharapkan sampai juga ke almarhum Ustaz Maaher.

Di mata KH. Yusuf Mansur, Ustaz Maaher adalah sosok yang pekerja keras dan dermawan. Menurutnya, Ustaz Maaher kerap berbagi kepada orang lain dari hasil usahanya.

"Orangnya dermawan, dia berani tekor, jualan minyak wangi, kitab, gamis, uangnya dibagi-bagiin ke orang," tuturnya.

Tak lupa, KH. Yusuf Mansur juga meminta seluruh masyarakat untuk mendoakan Ustaz Maaher agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah. "Bagi kita yang masih pada hidup, nggak ada yang lebih baik selain memaafkan, doakan beliau, semoga husnul khatimah," imbuhnya.