Ustaz Yahya Waloni Meninggal Dunia, Cek Faktanya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Channel youtube Pena Istana memposting video tentang ustaz Abdul Somad yang bersedih karena temannya meninggal dunia. Dalam narasinya, video tersebut menuliskan jika ustaz Yahya Waloni meninggal dunia.

Dikutip VIVA dari situs turnbackhoax.id, Minggu, narasi yang beredar seperti berikut: “MERIND1NK!!! UAS TERTUNDUK SEDIH DITINGGAL YAHYA WALONI

Penjelasan

Sebuah aku Youtube bernama Pena Istana mengunggah sebuah video dengan judul, ” U4S SANGAT TERPUKUL DIT1INGGAL S4HABATNYA”. Gambar depan video ini menggunakan foto Ustad Abdul Somad (UAS) yang tertunduk di depan sebuah makam dengan gambar Ustad Yahya Waloni yang tengah terbaring sakit. Di dalam gambar juga tertulis bahwa UAS tertunduk sedih ditinggal pergi oleh Yahya Waloni. Semenjak diunggah pada 15 Agustus 2021, video ini telah ditonton sebanyak 51 ribu kali dari kanal Youtube.

Namun setelah ditelusuri, informasi yang menyatakan bahwa seolah-olah Ustad Yahya Waloni telah meninggal dunia adalah hoaks. Sampai saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kabar kesehatan dari Ustad Yahya, setelah dikabarkan mengidap sebuah penyakit dan juga terpapar Covid-19.

Jika memperhatikan keseluruhan video tersebut, tidak ditemukan informasi apapun mengenai kabar baru dari Ustad Yahya Waloni. Video tersebut hanya diisi dengan narasi berupa opini dan komentar-komentar tentang Ustad Yahya Waloni.

Gambar Ustad Abdul Somad yang tertunduk di depan sebuah makam adalah gambar yang diambil dari media sosial Instagram pribadinya, @ustadabdulsomad_official. Ustad Abdul Somad belum lama ini menceritakan kesedihannya setelah ditinggal oleh sahabat lamanya yang sudah ia kenal dari tahun 1995.

Kesimpulan

Jadi dapat disimpulkan bahwa informasi yang menyebutkan bahwa Ustad Yahya Waloni telah meninggal dunia adalah informasi hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel